Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI

- Admin

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial, Dr Alfian M.Pd bersama Waled NU dan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf

Kepala Dinas Sosial, Dr Alfian M.Pd bersama Waled NU dan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf

BIREUEN|METRO ACEH-Realisasi dana jatah hidup (jadup) bagi puluhan ribu penyintas banjir di Kabupaten Bireuen, kini menunggu antrian penyaluran oleh Kementerian Sosial RI ke penerima, tanpa perantara Pemerintah Daerah.

Demikian disampaikan Plt Kepala Sosial Kabupaten Bireuen, Dr Alfian M.Pd kepada media ini, Rabu (2/9). Disebutkannya, dari pencairan tahap I sebanyak 4.943 KK yang telah terdata, 4.760 sudah disalurkan sedang sisanya 183 KK, terkendala validasi data dan kini telah diperbaiki, serta menunggu proses pencairan dari Kemensos RI.

Selanjutnya, berdasarkan data yang sudah di SK kan oleh Bupati Bireuen, tahap II tercatat ada 703 KK, tahap III 1.788 KK, tahap IV 20.593 KK serta tahap V sebanyak 2.567 KK. Alfian menambahkan, dari keseluruhan itu 4.760 KK atau 16.347 jiwa sudah menerima realisasi pencairan, melalui kantor Pos dan Giro di masing-masing kecamatan.

“Untuk sisa tahap I dan tahap II berdasarkan SK, segera disalurkan langsung oleh pihak Kementrian Sosial ke penerima. Saat ini, sedang antrian ke 9 dan Kabupaten Bireuen masuk antrian ke 10,” jelas Alfian.

Dia menegaskan, semua proses pendataan korban banjir yang diusulkan, merupakan data dari keuchik ke kecamatan, kemudian direkap oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen. Setelah diverifikasi dan divalidasi, lalu di SK kan oleh Bupati selanjutnya dikirim ke BNPB dan kementrian terkait.

Data sesuai SK tersebut, melewati proses cleaning di Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, sebelum ditetapkan sebagai korban banjir yang berhak menerima jadup,”Jadi kita selaku pemerintah daerah, hanya memiliki kewenangan mempersiapkan data-data para penyintas banjir yang berhak menerima dana bantuan, sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Semua anggaran bersumber dari pemerintah pusat, disalurkan langsung ke masing-masing penerima, tanpa perantara dari Pemerintah Kabupaten Bireuen,” ungkap Alfian.

Dia berharap, masyarakat maupun korban banjir dapat memahami kondisi itu, serta tak lagi menyalahkan pemerintah daerah akibat belum terealisasinya berbagai dana bantuan yang diperuntukkan bagi penyintas banjir di wilayah ini.

Bahkan, pihaknya terus mengawal proses itu hingga ke Kementrian Sosial, agar dapat mempercepat realisasi penyaluran, karena masyarakat sangat mengharapkan segera menerima jadup, maupun bantuan lainnya sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan
Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah
Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana
Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir
PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat
BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana
DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau
196 Santri Terima Beasiswa dalam Peringatan Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Berita Terbaru

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr H Amiruddin Idris, SE.,MSi bersama anak yatim, di halaman kampus UNIKI Bireuen, Sabtu (24/10) pagi

PENDIDIKAN

Gelar Maulid, UNIKI Santuni Anak Yatim

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:27 WIB