BIREUEN|METRO ACEH-Guna membantu meringankan beban penderitaan keluarga korban musibah kebakaran, di Lorong Dewi Dusun Geudong Teungoh Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang. Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST turun tangan mengunjungi korban, serta menyerahkan berbagai bantuan darurat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bireuen juga segera mempersiapkan skema proses pembangunan rumah bantuan Baitul Mal, agar para korban musibah ini dapat kembali memiliki hunian layak.
“Insya Allah dalam waktu dekat, kita bangun kembali rumah untuk korban kebakaran ini. Kami telah menyalurkan berbagai bantuan darurat, termasuk tenda untuk hunian sementara hingga nantinya selesai proses pembangunan rumah permanen,” jelas H Mukhlis saat ditemui di lokasi, Minggu (9/8) sore.

Dia berharap, para korban tetap tabah dan bersabar atas musibah tersebut, karena ini merupakan ujian dari Allah SWT. Namun begitu, dirinya memastikan pemerintah hadir untuk membantu dan meringankan beban yang dihadapi masyarakat ini.
“Kami akan memberikan perhatian serius bagi korban kebakaran ini, namun semua tentu perlu waktu untuk mempersiapkan proses yang sesuai aturan dan ketentuan, semoga saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah dapat bersabar dalam menghadapi ujian berat ini,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumya, akibat insiden kebakaran di Dusun Geudong Teungoh pada Minggu dini hari, menyebabkan tiga rumah warga ludes dilahap si jago merah.
Warga panik, karena kobaran api begitu cepat menyambar dan membakar bangunan berkonstruksi kayu dan semi permanen di sekitar lokasi. Keterangan yang dihimpun Metro Aceh, meski tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun korban atau pemilik rumah kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda mereka ludes terbakar, hanya tersisa pakaian melekat di tubuh.
Guna membantu penanganan kebakaran itu dan kobaran api tidak meluas ke bangun rumah disekitarnya. Sejumlah mobil pemadam kebakaran Pemkab Bireuen secepatnya dikerahkan ke lokasi kejadian dalam pusat Kota Bireuen itu.
Kobaran api dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran yang berkerja keras dibalik panasnya api. Namun rumah dan seluruh isinya tidak dapat diselamatkan lagi.(Bahrul)






