Tiga Rumah Warga Geudong Teungoeh Ludes Terbakar

- Admin

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga rumah warga Lorong Dewi Geudong Teugoh, ludes terbakar dan jadi arang dilahap si jago merah, Minggu dinihari (9/8) pukul 03.00 WIB.

Tiga rumah warga Lorong Dewi Geudong Teugoh, ludes terbakar dan jadi arang dilahap si jago merah, Minggu dinihari (9/8) pukul 03.00 WIB.

BIREUEN|METRO ACEH-Suasana keheningan malam di Dusun Geudong Teungoh Gampong Pulo Ara, Kecamatan Kota Juang tiba-tiba pecah, warga kawasan pemukiman padat di pinggir pusat Kota Bireuen itu, dilanda kepanikan akibat kobaran api besar yang berkobar membakar tiga rumah, Minggu (9/8) dini hari.

Warga panik, karena kobaran api begitu cepat menyambar dan membakar bangunan berkonstruksi kayu dan semi permanen di sekitar lokasi. Keterangan yang dihimpun Metro Aceh, meski tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun korban atau pemilik rumah kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda mereka ludes terbakar, hanya tersisa pakaian melekat di tubuh.

Guna membantu penanganan kebakaran itu dan kobaran api tidak meluas ke bangun rumah disekitarnya. Sejumlah mobil pemadam kebakaran Pemkab Bireuen secepatnya dikerahkan ke lokasi kejadian dalam pusat Kota Bireuen itu.

Kobaran api dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran yang berkerja keras dibalik panasnya api. Namun rumah dan seluruh isinya tidak dapat diselamatkan lagi.

Pemilik rumah permanen ujung barat, Ridwan Lubis (67) kepada Metro Aceh mengatakan saat itu dia belum tidur dan tiba-tiba mendengar ada suara letupan dan berisik dibelakang rumah dan mengira Air Conditioner (AC) rusak.

Saat dia pastikan dari lantai dua dan betapa kagetnya ternyata terjadi kebakaran, kobaran api telah menyala besar dibelakang rumah tetangga masih keluarga nya sehingga langsung dia bangunkan anggota keluarga untuk menyelamatkan diri.

Dirumah itu Ridwan tempati bersama anak dan menantu serta cucunya yaitu Yuliana Sari (30) pengurus rumah tangga, Yusrizal (24) pedagang, dua anaknya Yusuf Al Ghifari (7) dan Asraf Al Hqbsy (5), rincinya.

“Kejadian pukul 03.00 WIB saya belum tidur sempat mengira AC rusak usai dengar suara letupan dan berisik dibelakang, saat saya lihat rupanya kebakaran api sudah besar,” ungkapnya.

Sementara itu rumah ditengah bagian depan permanen dan belakang semi permanen ludes terbakar milik Fauziah (51) pengurus rumah tangga yang ditempati bersama anaknya Siti Ardina (23) dan satu keluarga lainnya yaitu.

Aris Maulana (29) buruh harian lepas dan istrinya Dessy Faurina (29) pengurus rumah tangga, dan anaknya Rafasya Aqlan Maulana (3). Sedangkan satu rumah kontruksi kayu diujung timur milik Irfan (39) tidak ada ditempat sudah pergi kerja di Banda Aceh.

Siti Ardina mengatakan saat itu mereka sudah tertidur lalu ibunya Fatimah terbangun dan melihat dibelakang rumah sudah terjadi kebakaran, lalu mereka sekeluarga lari keluar menyelamatkan diri, tidak ada harta benda bisa diselamatkan, ungkapnya.

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,MIK melalui Kapolsek Kota Juang Iptu Faisal Riza, SH ditanyai wartawan, Minggu (9/8) pagi mengatakan untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan saat diketahui korban kobaran api sudah membesar dibelakang rumah Fauziah sehingga api menjalar kerumah tetangganya.

Keuchik Pulo Ara Geudong Teugoh, Hasan Basri yang juga dikenal dengan nama Agam Djarwal didampingi Kepala Dusun Novrizal mengatakan sebagai upaya penanganan membantu para korban sudah ditangani awal secara pribadi oleh keuchik dan juga hari akan dibantu Pemerintah Gampong untuk tanggap darurat.

Keuchik juga mengharapkan bantuan lanjutan dari Pemkab Bireuen karena dampak dari kebakaran ini korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Untuk sementara korban tinggal ditempat saudaranya, sebutnya.(Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Serahkan Lima Excavator Mendagri Tangani Banjir di Pante Kaya dan Rheum Barat
Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MQMN UNP 2026
Setujui Permintaan Bupati Bireuen, Kemendagri Serahkan Lima Escavator Tangani Banjir
Jangka Juarai Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Bireuen
10.064 Warga Bireuen Sudah Miliki Identitas Kependudukan Digital
Polres Bireuen Gelar Latihan Penanggulangan Bencana
Bupati Harap Kader Ulama Jadi Garda Terdepan Penegakan Syariat Islam
BPM UNIKI Gelar Audit Mutu Internal Prodi Pendidikan Agama Islam

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Bupati Serahkan Lima Excavator Mendagri Tangani Banjir di Pante Kaya dan Rheum Barat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:01 WIB

Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MQMN UNP 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Setujui Permintaan Bupati Bireuen, Kemendagri Serahkan Lima Escavator Tangani Banjir

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Jangka Juarai Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Bireuen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:50 WIB

10.064 Warga Bireuen Sudah Miliki Identitas Kependudukan Digital

Berita Terbaru

Mahasiswa UNIKI Bireuen, Mudawali Al Khalidi dan Teuku Khairun Navis meraih juara dalam MTQN di Universitas Negeri Padang (UNP) 2026.

NANGGROE

Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MQMN UNP 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:01 WIB

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST menyerahkan trophy dan hadiah bagi tim Kecamatan Jangka usai meraih juara I turnament sepak bola HUT Kabupaten Bireuen, Kamis (15/10)

NANGGROE

Jangka Juarai Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Bireuen

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:49 WIB