677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

- Administrator

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

BIREUEN|METRO ACEH – Sawah katagori rusak sedang ekses bencana Hydro Metereologi di Kecamatan Samalanga, Peusangan, Jangka, Kutablang, dan Gandapura mulai dibersihkan untuk dapat dimanfaatkan kembali oleh petani.

Keterangan yang Metro Aceh peroleh, Pemkab Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun)
sejak (29/2), telah mengusulkan pelaksanaan kegiatan pembersihan/pembenahan lahan persawahan dimaksud.

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli kepada wartawan menyampaikan, adapun data kerusakan sawah yang diusulkan yaitu rusak ringan 2.756,60 hektare, rusak sedang 685,27 hektare dan rusak berat 1.323,07 hektare

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk lahan persawahan kategori rusak sedang dari 685,27 hektare yang diusulkan, berdasarkan hasil verifikasi dan validasi dilakukan Kementerian Pertanian, yang disetujui 677 hektare, jelasnya.

Kemudian, dilakukan proses Sign Engineering design (SID) antara Dinas Pertanian Aceh dengan Universitas Malikussaleh. Setelah proses tersebut selesai, lahan tersebut mulai direhab, sekarang prosesnya lagi berlangsung.

Kegiatan yang dilakukan di dalam proses rehab lahan tersebut yaitu pembersihan lahan dan pembenahan saluran air. Pembersihan lahan persawahan kategori rusak ringan seluas 1.920 hektare sesuai hasil verifikasi dan validasi Kementerian Pertanian, dilakukan setelah selesai penandatangan kontrak SID.

Sedangkan untuk lahan persawahan kategori rusak berat, Pemkab Bireuen melalui Distanbun terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat. Kemungkinan besar penanganannya akan dilakukan saat masa rehabilitasi dan rekonstruksi dimulai oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, terang Muhajir. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja
Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen
Gampong Cot Nga Sumbang Darah 45 Kantong untuk UPD RSUD dr Fauziah
Pengawasan Orang Asing Diperketat
Ratusan Huntap Mulai Dibangun di Bireuen
Bank Indonesia Beri Beasiswa Lima PTN dan PTS di Aceh
Wabup Beri Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRK Bireuen
Siswa SMA dan SMK Dilarang Gelar Perpisahan dan Tour Keluar Daerah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja

Kamis, 16 April 2026 - 17:15 WIB

Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Gampong Cot Nga Sumbang Darah 45 Kantong untuk UPD RSUD dr Fauziah

Rabu, 15 April 2026 - 20:19 WIB

Ratusan Huntap Mulai Dibangun di Bireuen

Berita Terbaru

Kankemenag Bireuen menggelar sosialisasi hukum terhadap kepala madrasah, Kamis (16/4) siang.

HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:09 WIB

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

NANGGROE

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama Menteri ATR/BPN usai ditandatanganinya Peraturan Menteri tentang RTRW Kabupaten Bireuen, Kamis (16/4)

NANGGROE

Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:15 WIB