Proyek Kampung Nelayan Belum PHO

- Administrator

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gampong Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen telah memiliki pabrik es portabel, gudang beku portabel dan ragam bangunan lainnya, Sabtu (11/4) pagi.

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gampong Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen telah memiliki pabrik es portabel, gudang beku portabel dan ragam bangunan lainnya, Sabtu (11/4) pagi.

BIREUEN|METRO ACEH-Meski sudah selesai 100 persen, namun proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kuala Raja, Kecamatan Kuala hingga kini belum dilakukan Provisional Hand Over (PHO).

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, pembangunan proyek KNMP senilai Rp.14.000.398.000,- bersumber dari APBN TA 2025 dikerjakan oleh PT Toleransi Aceh, sampai kini belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir, akibat belum di PHO.

Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Bireuen, Ir M Jafar MM ditanyai awak media ini, Sabtu (11/4) pagi, KNMP program prioritas nasional dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tersebut di Kabupaten Bireuen, menunggu proses PHO.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pekerjaan fisik KNMP Kuala Raja sudah selesai 100 persen dan saat ini tinggal menunggu PHO, kami dari DPKP Bireuen terus mendampingi sehingga KNMP dapat berjalan sesuai harapan bersama,” ujarnya saat ditemui didampingi H Purwoto ketua tim Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Adapun bangunan fisik yang telah selesai itu terdiri dari jalan aspal hotmix, saluran, 18 unit kios kuliner, balai nelayan, kantor pengelola, pabrik es portabel, gudang beku portabel, bengkel, ruang ginset, shelter cool box, shelter pendaratan ikan, kios perbengkelan, toilet dan tempat buang sampah dan beberapa item lainnya.

Di lokasi itu, telah disediakan lahan untuk membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang dilaksanakan pihak ketiga dan masih dalam proses pengerjaan.

“Guna meningkatkan kemampuan manajemen dalam pengelolaan kampung nelayan itu, para pengurus Koperasi Nelayan Merah Putih masih terus mengikuti pelatihan via zoom meeting dengan pihak Kementerian,” jelas Jafar.

Disampaikan juga sambil menunggu PHO untuk pemanfaatan sementara supaya tidak terbengkalai, lokasi itu sudah dipinjam pakai bagi pedagang kuliner sejak hari Raya Idul Fitri 1446 H, agar masyarakat dapat memperoleh pendapatan.

“Meski bangunan fisik telah selesai, memang masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan supaya kawasan itu tertata bersih dan lebih indah lagi, ini tetap menjadi perhatian kami dan terus mendampingi,” ujar Kepala DPKP menyikapi harapan pedagang.

Ketua Pedagang Kuliner Objek Wisata Kuala Raja, Yusri Ismail (65) juga mengatakan pembangunan KNMP telah selesai dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah merealisasikan program itu.

18 kios permanen telah dibangun akan ditempat oleh 18 pedagang dasar di objek wisata pantai ini, masyarakat ingin rekreasi sudah bisa datang lagi, pedagang kuliner sudah siap kembali melayani masyarakat yang berwisata.

Dikatakan juga bahwa telah dibukanya lagi objek wisata Kuala Raja rata-rata satu kios kuliner menampung tiga sampai empat pekerja dan secara total ada 50 sampai 60 pekerja.

Empat KNMP Lagi Tunggu Hasil Pleno

H Purwoto selaku Ketua Tim Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menambahkan pihaknya telah selesai melakukan survei kawasan calon KNMP di empat kecamatan, usulan dari Bupati Bireuen H Mukhlis ST.

Berdasarkan hasil survei kami ke empat lokasi di Desa Lancang, Kecamatan Jeunieb, Desa Matang Pasi, Kecamatan Peudada, Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Lapang Barat, Kecamatan Gandapura.

Rata-rata 50 persen telah memenuhi persyaratan dan sesuai data yaitu ada nelayan, ada lahan dan luasnya juga sesuai dan ada faktor pendukung lain seperti jalan akses dan jaringan listrik kelokasi.

Selanjutnya hasil dari survei ini kami sampaikan kepada tim di pemerintah pusat dan akan dilaksanakan rapat pleno apakah empat calon kawasan KNMP Bireuen memenuhi syarat dan mohon doa semua pihak semoga bisa terwujud, ujarnya. (Rahmat Hidayat).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Antusias Serbu Pasar Murah
Pemkab Bireuen Gelar Sabtu dan Minggu Bugar di GOR Geulumpang Payong
Pemkab Bireuen Land Clearing Dua Lokasi Huntap Komunal di Krueng Simpo
Pemkab Bireuen Naikkan Honorarium Imum Syiek, Bilal dan Muazin
Stok Hewan Qurban di Bireuen Aman
DPMPTSP Bireuen Gelar Forum Konsultasi Publik
Jembatan Duplikasi Kutablang Mulai Dipasang Girder 30 Meter
Harkitnas ke-118 Digelar Pemkab Bireuen Khidmat

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:04 WIB

Warga Antusias Serbu Pasar Murah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:08 WIB

Pemkab Bireuen Gelar Sabtu dan Minggu Bugar di GOR Geulumpang Payong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:05 WIB

Pemkab Bireuen Land Clearing Dua Lokasi Huntap Komunal di Krueng Simpo

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Bireuen Naikkan Honorarium Imum Syiek, Bilal dan Muazin

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:40 WIB

DPMPTSP Bireuen Gelar Forum Konsultasi Publik

Berita Terbaru

Suasana pasar murah yang digelar Pemkab Bireuen di lokasi Pasar Grosir, Senin (24/5)

NANGGROE

Warga Antusias Serbu Pasar Murah

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:04 WIB

Peserta lagi melakukan pemanasan menjelang ikuti seleksi O2SN di GOR Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Sabtu (23/5) pagi.

PENDIDIKAN

Puluhan Siswa SMA dan SMK Bireuen Antusias Ikuti Seleksi O2SN

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB