Legislator Sabang Dukung Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Syariah

- Administrator

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator Kota Sabang dari Komisi II, Siddiq Indra Fajar, menyatakan dukungan penuh terhadap pendirian Koperasi Merah Putih di wilayah tersebut. Ia menilai koperasi berbasis gampong berpotensi besar menjadi ujung tombak dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri, berkeadilan, dan berbasis syariah.

Legislator Kota Sabang dari Komisi II, Siddiq Indra Fajar, menyatakan dukungan penuh terhadap pendirian Koperasi Merah Putih di wilayah tersebut. Ia menilai koperasi berbasis gampong berpotensi besar menjadi ujung tombak dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri, berkeadilan, dan berbasis syariah.

SABANG|METRO ACEH-Legislator Kota Sabang, Siddiq Indra Fajar, mendorong koperasi gampong menjadi motor penggerak ekonomi syariah di Aceh.

Ia menilai, koperasi seperti Kopdes Merah Putih tak hanya menjadi lembaga simpan pinjam, melainkan wadah pemberdayaan masyarakat untuk mencapai kemandirian ekonomi dari tingkat paling bawah.

“Koperasi ini bukan cuma soal uang, tapi tentang kedaulatan ekonomi rakyat,” kata Siddiq dalam keterangannya kepada awak media, Senin (26/5/2025). “Kami di legislatif siap mengawal inisiatif ini agar masyarakat tidak lagi bergantung pada tengkulak atau rentenir.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Siddiq, koperasi yang tumbuh dari gampong dapat membuka akses usaha bagi generasi muda, memberi ruang aman bagi para ibu berdagang, serta membantu pekebun dan nelayan dalam menghadapi permainan harga pasar yang tidak berpihak.

Lebih jauh, ia menyebut koperasi juga bisa menjadi jalan strategis menuju swasembada pangan di tingkat lokal. “Kalau gampong kuat, maka kota pun akan tumbuh bersama,” ujarnya.

Politikus yang dikenal vokal dalam isu-isu kerakyatan ini menekankan pentingnya kerangka hukum dalam pembentukan koperasi di Aceh. Ia menyebut dua regulasi penting yang perlu menjadi acuan, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes dan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah.

“Ini menjadi koridor agar semua kegiatan ekonomi berjalan sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Siddiq menegaskan, koperasi dan BUMDes di Aceh harus mampu menjadi instrumen ekonomi yang adil, transparan, dan berpijak pada nilai-nilai Islam. Jika dikelola dengan baik, ia yakin koperasi di Sabang bisa menjadi model nasional dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis lokal.

“Sabang bisa jadi kota percontohan dalam membangun dari gampong dengan ruh lokal dan semangat keislaman,” katanya.

Ia pun mengingatkan bahwa koperasi bukanlah pesaing, melainkan mitra pemerintah gampong dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Pemerintah gampong jangan takut atau ragu. Kami di DPRK siap mendampingi, baik dalam aspek regulasi maupun pengawasan. Ini kerja bersama,” tutup Siddiq.[red]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapal Cepat Express Bahari Siap Layani Arus Mudik dan Kujungan Wisatawan ke Sabang
Sabang Musik Talent 2025, Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
Wisman Malaysia Jadikan Sabang Pilihan Destinasi Wisata
Wisata Trekking Menyusuri Sejarah dan Alam Sabang
Menarik Wisatawan Lewat HUT Kota Sabang
Menangkap Keindahan Alam dan Budaya Lokal Kota Sabang
Pemuda Sabang Berperan Aktif dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Tugu Kilometer Nol Sabang Tutup Sementara untuk Perbaikan Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:28 WIB

Kapal Cepat Express Bahari Siap Layani Arus Mudik dan Kujungan Wisatawan ke Sabang

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:26 WIB

Sabang Musik Talent 2025, Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:24 WIB

Wisman Malaysia Jadikan Sabang Pilihan Destinasi Wisata

Sabtu, 14 Juni 2025 - 02:41 WIB

Wisata Trekking Menyusuri Sejarah dan Alam Sabang

Sabtu, 14 Juni 2025 - 02:37 WIB

Menarik Wisatawan Lewat HUT Kota Sabang

Berita Terbaru

Kasatreskrim Polres Bireuen, AKP Dedi Miswar S.Sos MH, Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution, dan Kapolsek Peudada Iptu Supratman beserta di lokasi sepeda motor ditemukan, pasca kecelakaan jatuh ke parit di jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Minggu (19/4).

PERISTIWA

Lakalantas Tunggal Dua Remaja Tewas

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:32 WIB

Kankemenag Bireuen menggelar sosialisasi hukum terhadap kepala madrasah, Kamis (16/4) siang.

HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:09 WIB