oleh

Warung Kopi Jadi Lokasi Transaksi Narkoba

MEUREUDU|METROACEH-Ada-ada saja cara mengelabui petugas, supaya bisnis haram jaringan sindikat narkoba dapat berjalan mulus. Salah satunya, menjadikan warung kopi sebagai lokasi transaksi shabu di Aceh. Seperti modus yang berhasil dibongkar aparat kepolisian di Desa Lancok Mesjid, Kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya, Rabu (7/11) malam.

 

Tersangka pengedar sabu-sabu di warung kopi Desa Lancok Mesjid Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya diciduk Sat Narkoba Polres Pidie, Rabu (7/11)

Satres Narkoba Polres Pidie, dilaporkan menciduk MN (38) warga Desa Meunasah Manyang, Kecamatan Bandar Baru, saat bertransaksi narkoba jenis shabu di salah satu warung kopi sekittar pukul 20.30 wib.

 

BACA JUGA :   AJI Desak Jaksa Tuntut Maksimal Pelaku Penganiaya Jurnalis Nurhadi

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Resnarkoba AKP Yusra Aprilla, SH, MH, kepada wartawan menuturkan, MN merupakan salah satu pengedar sabu-sabu di Pidie Jaya. Untuk menjual barang haram tersebut, tersangka itu memilih posisi di warung kopi agar mudah mengelabui petugas. Bisnis haram MN, sebenarnya sudah lama tercium oleh warga sekitar, sehingga masyarakat sudah resah dengan aksi pelaku, karena mengedar shabu di wilayah itu.

 

BACA JUGA :   AJI Desak Jaksa Tuntut Maksimal Pelaku Penganiaya Jurnalis Nurhadi

“Masyarakat sudah lama mencurigai aksi tersangka, jadi mereka melapor ke pihak berwajib dan langsung kami ciduk bersama barang bukti narkoba jenis shabu,” sebut Yusra.

 

Menurutnya, berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik, di mendapatkan narkoba ini dari bandar di Kota Banda Aceh, berinisial AK. Dari tangan MN, polisi berhasil menyita 17 paket shabu seberat 10.72 gram, satu timbangan digital dan satu uniy HP yang digunakan dalam aksinya. Untuk pengembangan lebih lanjut, polisi kini terus memproses perkara tersebut. (Amir Sagita)

Komentar

News Feed