Usia 14 Hari, Kondisi Bayi Hidrocypalus Menyedihkan

- Administrator

Selasa, 16 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI|METROACEH – Sungguh miris nasib Khaira Afia, bayi mungil yang baru 14 hari terlahir ke dunia, menderita penyakit langka. Putri pasangan Dedi dan Arfah yang kini bermukim di Dusun Kupula Desa Rawa, Kecamatan Pidie mengidap penyakit Hidrocypalus.

Karena faktor ekonomi orang tua bocah malang ini tidak mampu, maka Khaira Afia hanya bisa dirawat seadanya di rumah. Sehingga, kondisi itu semakin menambah derita yang menyelimuti hidup warga miskin di Pidie ini.

Dedi yang sehari-hari mengais rezeki sebagai nelayan, tak mampu berbuat banyak untuk mengobati buah hatinya itu. Dia pasrah dengan nasib yang dialami anak ke tiganya ini, dengan penyakit langka tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Anggota DPRK Pidie, Tgk Anwar Husein S.Pdi MAP mengunjungi bayi penderita Hidrocypalus, Selasa (16/10) (Amir Sagita/Sigli)

 

Saat dijambangi wartawan Metro Aceh Biro Pidie, Selasa (16/10), Dedi mengaku, pasca persalinan istrinya harus menjalani rawat inap selama empat hari di RS Tgk Chik di Tiro. Menurutnya, tim medis belum memberi penanganan secara maksimal, meski diakui pernah dilakukan CT scan. Tapi, dokter tidak pernah menjelaskan secara spesifik tentang penyakit yang diderita putrinya.

“Saat proses persalinan, harus dioperasi agar bayi kami selamat. Setelah dioperasi baru diketahui anak saya itu mengalami pembengkakan di bagian kepala. Kemudian, terus membesar setiap hari,” jelas Dedi seraya mengaku tak tahu penyakit apa itu.

Akibat kondisi fisik putrinya ini tidak notmal, maka pihak rumah sakit sempat melakukan perawatan intensif selama 14 hari. Namun, kemudian disarankan pulang dan diminta melakukan pemeriksaan rutin ke puskesmas terdekat.

Direktur Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro Sigli, drg. Mohd Riza Faisal. MARS saat dihubungi wartawan menjelaskan, bayi Khaira Afia menderita penyakit Hidrocypalus, atau pembengkakan kepala akibat penumpukan cairan.

“Untuk penanganannya, harus melalui tindakan operasi yang tepat. Kondisi kesehatan harus dapat dipastikan, selain itu minimal harus berusia tiga bulan,” terang Riza Faisal. (MA 13)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan
Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri
Warga Jaba Tewas dan Ditanam di Hutan
Dua Pengendara Tewas di Jalan Raya
Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar
Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur
DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Jumat, 20 Oktober 2023 - 19:04 WIB

Warga Jaba Tewas dan Ditanam di Hutan

Kamis, 14 September 2023 - 17:19 WIB

Dua Pengendara Tewas di Jalan Raya

Kamis, 7 September 2023 - 00:33 WIB

Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:41 WIB

Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Minggu, 27 Agustus 2023 - 20:41 WIB

DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres

Berita Terbaru

Tim Hotman 911 melaporkan Cut Bul ke SPKT Polda Aceh, Rabu (21/2)

HUKUM & KRIMINAL

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 21 Feb 2024 - 21:15 WIB

NANGGROE

Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan

Senin, 19 Feb 2024 - 18:59 WIB

POLITIK

Syahrizal Caleg PKS Dipastikan Lolos

Senin, 19 Feb 2024 - 15:45 WIB

Muhammad Arif  (Koalisi Muda DemRes)

NANGGROE

Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Sabtu, 10 Feb 2024 - 17:13 WIB