BIREUEN|METRO ACEH-Guna mencegah dan menangkal penyakit rabies, puluhan anjing di Gampong Seuneubok Dalam, Kecamatan Juli divaksin oleh Dinas Peternakan (Disnak) Aceh, Kamis (5/3). Tindakan itu dilakukan, menyusul insiden yang dialami warga akibat digigit anjing liar di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Safridhal didampingi Kabid Keswan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran drh Ruhaty, dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen, drh Liza Rozana saat ditemui Metro Aceh di lokasi usai vaksinasi menjelaskan, kegiatan itu dilakukan untuk menidaklanjuti kasus gigitan anjing dialami warga.
Safridhal mengharapkan, masyarakat dalam hal penanganan penyakit menular strategis pada hewan ini harus betul-betul serius. Dia mengaku, anjing berpotensi membawa virus rabies sehingga jika tak divaksin, dikhawatirkan penyakit itu akan menular kepada orang yang terkena gigitan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Apabila ada warga terkena gigitan anjing itu, nantinya ditangani oleh dua tim yakni dari Dinas Kesehatan guna memantau kondisi korban terkena gigitan anjing. Sedangkan tim Dinas Peternakan Aceh dan Bireuen akan memantau kondisi anjingnya dan dilakukan vaksin,” jelas Safridhal.
Terkait pelayanan vaksinasi hewan untuk mencegah penyakit, diimbau bagi warga yang memelihara anjing, sapi, kerbau, silahkan melapor ke Pos Kesehatan Hewan (Pos Keswan) ada di kabupaten/kota untuk mendapat pelayanan, harap drh Safridhal.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen, drh Liza Rozana kepada awak media ini menambahkan, kegiatan vaksin ini dilakukan menindaklanjuti ada tiga warga di Gampong Pante Baro, dan Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, digigit oleh anjing liar, Senin (2/3) pagi pukul 04.00 WIB.
Korban Kamariah (73) terkena gigitan dikepala dan kaki, dan Nazariah (54) kena gigit di kaki, keduanya warga Gampong Pante Baro, dan Santi Manalia (34) warga Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli.
Kronologis kejadiannya berawal ada seekor anjing menyerang ayam milik Kamariah, saat diusir, lalu anjing itu menyerang korban dikepala dan kaki, dan Nazariah dibagian kaki. Anjing itu lari ke Gampong Bale Panah masuk ke rumah Santi Manalia, saat berusaha lindungi anaknya, Santi juga digigit di kaki, terangnya.
Pasca kejadian itu anjing diserang oleh warga dan telah mati. Kami sudah mengambil sampel kepala dari anjing itu untuk dikirim ke Balai Veteriner Medan, untuk dilakukan pemeriksaan dan hasilnya positif rabies, jelas drh Liza Rozana. (Rahmat Hidayat).






