Salak Sabang Segera Mendapatkan Hak Paten

- Administrator

Selasa, 15 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang | Metro Aceh – Wali Kota Sabang mengatakan, sudah saatnya salak yang selama ini tumbuh di Kota Sabang untuk dilakukan pendaftaran varietas sebagai “varietas salak Sabang” melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang serta di dukung oleh UPTD BPSBTPHP Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Hal itu dikatakan Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom saat menghadiri diskusi tentang potensi pelepasan varietas salak sabang, pemasangan lebel berbarcode kacang tanah dan identivikasi varietas nilam di Kota Sabang, Rabu (09/03/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, bersamaan dengan pendaftaran varietas salak Sabang maka uji sertifikasi prima bebas residu sangat diperlukan, dan sampel buah salak nantinya akan diuji terlebih dahulu dari bebas residu oleh UPTD Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Aceh.

Dia juga mengajak Penyuluh dan Tim Teknis Pertanian dan Pangan Kota Sabang untuk meyakinkan petani bahwasanya masih banyak komoditi-komoditi Kota Sabang yang unggul.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dan UPTD BPSBTPH Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, serta Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang yang telah berupaya dan berusaha untuk membangkitkan kembali sektor pertanian di Kota Sabang pasca pandemi.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras para petani beserta Tim Penyuluh dan Tim Teknis Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dan UPTD BPSBTPH Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang telah berhasil memperbanyak benih kacang tanah seluas 1,5 Ha secara pemurnian yang menghasilkan benih bersertifikat 460 Kg dengan hasil label biru/barcode,” kata Wali Kota Sabang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang Fakri, SE MAP mengatakan untuk salak varietas Sabang, saat ini prosesnya sudah mengambil sampel terakhir yang nantinya akan dikirim ke Laboratorium Unsyiah.

“Hasil sampel dari beberapa kali turun ke lapangan, sudah di kirim ke Bogor. Kita buat perbandingan dengan salak dari Sleman, dan hasilnya 80 persen berbeda, sehingga balai memutuskan Kita sudah bisa mempatenkan salak varietas Sabang. Nanti dari tiga nama akan kita ambil satu nama salak ciri khas sabang,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Antisipasi Kemacetan Libur Lebaran Idul Fitri, Satlantas Polres Bireuen Rekayasa Lalulintas
Muhajir Juli Juru Bicara Pemkab Bireuen
DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta
Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup
Santuni 3.704 Anak Yatim, Pemkab Bireuen Salurkan Rp 1,8 M
Pulihkan Pendidikan Aceh Pascabencana, Kemendikdasmen Siapkan Rp 1,4 Triliun
Satgas SAR Bireuen Peusijuek Kantor
Jembatan Bailey Meunasah Tambo Dibatasi Bobot Kendaraan 30 Ton
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:57 WIB

Antisipasi Kemacetan Libur Lebaran Idul Fitri, Satlantas Polres Bireuen Rekayasa Lalulintas

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:55 WIB

Muhajir Juli Juru Bicara Pemkab Bireuen

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:37 WIB

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:06 WIB

Santuni 3.704 Anak Yatim, Pemkab Bireuen Salurkan Rp 1,8 M

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:49 WIB

Pulihkan Pendidikan Aceh Pascabencana, Kemendikdasmen Siapkan Rp 1,4 Triliun

Berita Terbaru

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Juli

NANGGROE

Muhajir Juli Juru Bicara Pemkab Bireuen

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:55 WIB

Tiga kendaraan yang terlibat lakalantas beruntun ringsek

PERISTIWA

Tabrakan Beruntun Tiga Kendaraan Remuk

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:54 WIB

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Bireuen, Mulyadi SH MM melakukan groundbreaking pembangunan Huntap di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kamis (12/3)

NANGGROE

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:37 WIB