Puluhan Pelajar MIS Tanjung Beuridi Keracunan Imunisasi

- Admin

Selasa, 30 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Sedikitnya 30 pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan dilaporkan keracunan imunisasi kaki gajah, Selasa (30/10) pagi. Mereka terpaksa dilarikan ke puskesmas, karena muntah-muntah usai menelan pil vaksin tersebut.

Informasi yang dihimpun Metro Aceh menyebutkan, puluhan pelajar sekolah itu diberikan pil kaki gajah pukul 10.30 wib. Namun, berselang beberapa saat kemudian, mereka langsung mual dan muntah-muntah. Lalu, situasi dikabarkan tiba-tiba dilanda kepanikan.

Sejumlah pelajar MIS Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan menjalani perawatan intensif di IGD puskesmas setempat, Selasa (30/10)

Tak lama kemudian, para pelajar sekolah swasta ini, harus dilarikan ke puskesmas dengan menggunakan ambulance. Untuk mendapat perawatan intensif, dari tim medis akibat keracunan obat tersebut.

Hingga berita ini ditulis, para korban imunisasi itu, masih terbaring lemas di ruang IGD Puskesmas Peusangan Selatan. Mereka tampak mengerang dan menahan rasa sakit.

Kepala MIS Tanjong Beuridi, Zahara yang dikonfirmasi via selulernya mengaku, pemberian obat itu dilakukan kepada para pelajar kelas I hingga kelas VI. Tapi, secara sukarela tanpa ada paksaan.

Dia berkilah, jika yang diberikan itu adalah imunisasi tetapi hanyalah obat cacing dan kaki gajah. Zahara juga membantah informasi yang menyebutkan para pelajar itu muntah-muntah, namun hanya sekedar pusing saja.

“Kami sudah memberi air gula, hanya sekitar tujuh hingga 10 orang saja yang dibawa ke puskesmas,” kelitnya.

Saat ditanyai ijin orang tua siswa untuk pemberian obat tersebut, Zahara tiba-tiba mengaku sedang sibuk, lalu memutus hubungan telepon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, obat berbentuk pil untuk anti body (kekebalan tubuh) itu, saat ini lagi marak dilakukan oleh jajaran Kemenkes RI, pasca kontroversi Measles Rubella (MR).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr Amir Addani M.Kes ketika dikonfirmasi via seluler membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pemberian pil kaki gajah ini, sudah berlangsung lima tahun terakhir.

Dia menduga, kejadian yang dialami oleh pelajar MIS Tanjong Beuridi, akibat ada gangguan pencernaan dan faktor belum sarapan sebelum diberikan pil itu. Amir menandaskan, sebenarnya kondisi ini sudah diantisipasi, tapi karena tidak ada yang ingat, maka timbul masalah.

“Peusangan Selatan merupakan salah satu daerah yang paling banyak penderita kaki gajah, sehingga kawasan ini perlu diprioritaskan untuk dilakukan pencegahan sejak dini, supaya tidak lagi terjadi penyebaran,” sebutnya. (MA 01)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Warga Cot Tunong Ludes Terbakar
Truk Kopdes Merah Putih Asal Tangerang Tabrakan Beruntun di Kutablang
Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas
Dapur Sale 2 Ton Bahan Kopra Terbakar
Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan
Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka
Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah
PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Rumah Warga Cot Tunong Ludes Terbakar

Senin, 14 September 2026 - 18:12 WIB

Truk Kopdes Merah Putih Asal Tangerang Tabrakan Beruntun di Kutablang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:16 WIB

Dapur Sale 2 Ton Bahan Kopra Terbakar

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan

Berita Terbaru

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST menyerahkan trophy dan hadiah bagi tim Kecamatan Jangka usai meraih juara I turnament sepak bola HUT Kabupaten Bireuen, Kamis (15/10)

NANGGROE

Jangka Juarai Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Bireuen

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:49 WIB

Polres Bireuen menggelar latihan bersama dalam proses penanggulangan bencana banjir, Kamis (15/10).

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Latihan Penanggulangan Bencana

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:49 WIB