PPK Dituding “Sikat” Ratusan Juta Dana Pemilu

- Administrator

Senin, 13 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSUKON|METRO ACEH-Meski pesta demokrasi telah usai, namun bermacam persoalan penyimpangan pengelolaan anggaran pemilu 2019 lalu, tidak pernah terselesaikan. Ratusan juta rupiah dana untuk Panitia Pemungutan Suara (PPS), dikabarkan ludes disikat oknum PPK di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara beserta beberapa daerah lain di serambi Mekkah.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh, Senin (13/5) menyebutkan, sikap rakus para penyelenggara pemilihan kecamatan (PPK) pada sejumlah wilayah di Aceh, mulai terkuak dengan dugaan tindakan culas mereka menggerogoti dana pemilu, yang diperuntukkan bagi PPS.

Diantaranya, dana Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP), dana rekrutmen dan pelantikan KPPS, dana ATK PPS serta berbagai anggaran pemilu lainnya, yang disunat ataupun tak pernah disalurkan oleh para oknum PPK di Aceh. Dengan jumlah jutaan rupiah per desa, apabila diakumulasikan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah dana pemilu, patut diduga “menguap” dalam kantong pribadi para penyelenggara pemilihan umum tingkat kecamatan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti pengakuan sejumlah ketua PPS Kecamatan Baktiya kepada awak media ini tadi pagi. Mereka mengaku, berbagai macam dana pemilu untuk PPS disetiap desa, disalurkan melalui PPK ditengarai berselemak masalah. Malah diantaranya “digelapkan” oleh oknum PPK.

Salah satu contoh, dana rekrutmen KPPS yang sudah dikucurkan KPU pusat, tetapi di daerah itu hingga kini belum dicairkan. Ironisnya sebut sumber Ketua PPS yang tak ingin ditulis nama, oknum PPK nekat memberi keterangan bahwa dana tersebut bukanlah hak PPS, sehingga tak perlu disalurkan.

Karena kecewa dan merasa tidak puas atas jawaban itu, lantas PPS menuntut agar dana rekrutmen KPPS. Akhirnya, pihak PPK berjanji akan menyalurkannya usai proses pemungutan suara. Namun, janji semu itu tidak ditepati dan sampai kini belum dicairkan.

“Selain dana rekrutmen KPPS, pihak PPK Baktiya juga tak pernah menyalurkan dana GMHP. Lalu, dana ATK PPS selama ini selalu disunat, jika semua anggaran yang disikat itu diakumulasi dengan jumlah desa per kecamatan. Ratusan juta rupiah dana pemilu, masuk kantong pribadi mereka,” sebut sumber Ketua PPS itu.

Dia menandaskan, kejanggalan lain juga terlihat pada dana operasional saat hari H pemungutan suara,”Jika teman-teman di Aceh Timur dan Kota Lhokseumawe mendapat dana Rp 2,6 juta, untuk bangun TPS dan biaya konsumsi. Tetapi kami di Aceh Utara hanya memperoleh Rp 1,6 juta saja, untuk semua kebutuhan,” tukasnya seraya mengaku di Kecamatan Baktiya terdapat 57 desa.

Informasi yang dihimpun Metro Aceh, peristiwa nyaris serupa juga terjadi pada beberapa kecamatan di Kabupaten Bireuen dan sejumlah wilayah lain di Aceh. Namun, karena lemahnya upaya penegakkan hukum maka skandal dana pemilu itu, seolah tak pernah terjamah aparat berwajib serta masih menyisakan misteri.

Ketua PPK Baktiya yang dihubungi awak media ini via selulernya, belum dapat dikonfirmasi terkait tudingan itu. Meski sudah dikirimkan pesan via WhatsApp, tetapi tak bisa terhubung dan hubungan telepon juga tidak terjawab.(Yola Novita)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kontraktor dan Pengusaha Muda Deklarasi Dukung H Mukhlis
DPW PPP Aceh Buka Pendaftaran Bacalon Peserta Pilkada
Adik Tewas Ditikam Abang Kandung
Hakim Vonis Bebas Penadah Emas
Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas
Respon Informasi Tik Tok H Mukhlis Bantu Warga Kutablang
Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:53 WIB

Kontraktor dan Pengusaha Muda Deklarasi Dukung H Mukhlis

Senin, 13 Mei 2024 - 15:11 WIB

DPW PPP Aceh Buka Pendaftaran Bacalon Peserta Pilkada

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:49 WIB

Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas

Sabtu, 27 April 2024 - 02:38 WIB

Respon Informasi Tik Tok H Mukhlis Bantu Warga Kutablang

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Senin, 15 April 2024 - 23:11 WIB

H Mukhlis Ajak Warga Rawat Persaudaraan

Berita Terbaru

Temu ramah sejumlah kontraktor dan pengusaha muda Bireuen bersama H Mukhlis ST, Minggu (19/5)

POLITIK

Kontraktor dan Pengusaha Muda Deklarasi Dukung H Mukhlis

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:53 WIB

Jenazah Sulaiman (28) saat Puskesmas Peudada

PERISTIWA

Pasang Jerat Babi Warga Tewas Kesetrum

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:38 WIB

NASIONAL

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

POLITIK

DPW PPP Aceh Buka Pendaftaran Bacalon Peserta Pilkada

Senin, 13 Mei 2024 - 15:11 WIB

Salah seorang tim Identifikasi Polres Bireuen melakukan olah TKP

HUKUM & KRIMINAL

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB