PMI Pidie : Kebutuhan Darah 650 Kantong Perbulan

- Administrator

Senin, 15 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang OD dan SDM PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, SE melantik Pengurus PMI Cabang Pidie yang diketuai Zakaria H.M.Yusuf, S.Hi, MM di Oproom setdakab setempat, Senin (15/10)

SIGLI|METROACEH-‎Guna memenuhi ketersediaan stok darah, PMI Cabang Pidie menyatakan perlu pasokan sebanyak 650 kantong darah per bulan, untuk kebutuhan masyarakat di wilayah itu. Demikian disampaikan Ketua PMI Pidie, Zakaria H.M Yusif S.Hi MM, disela pelantikan lembaga kemanusiaan tersebut di oproom setdakab, Senin (15/10).

Menurut Zakaria, agar kebutuhan itu dapat terpenuhi dan stok darah mencukupi, maka pihaknya mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat, supaya senantiasa berpartisipasi mendonorkan darah. Sehingga, mampu membantu sesama saudara yang sedang membutuhkan darah.

“Dengan bantuan dan niat ikhlas kita mendonorkan darah, demi menyelamatkan kehidupan saudara-saudara kita yang lagi membutuhkan darah,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, dia juga memgaku saat imi PMI sangat butuh dukungan Pemkab Pidie, guna menyediakan peralatan pemisah darah serta gedung transfusi darah. Supaya kegiatan pengumpulan darah, dapat efektif dan efisien.

Zakaria menuturkan, sebenarnya selama ini pihaknya setiap tahun memgajukan proposal bantuan ke Pemkab Pidie. Namun yang dibantu hanya berbentuk dana dalam jumlah terbatas.

“Padahal, petugas PMI merupakan pekerja sosial kemanusiaan yang tidak digaji, malah mereka selalu dituntut taat aturan serta wajib berbuat yang terbaik, sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pidie, Muliyadi, dalam sambutannya mengatakan, organisasi PMI cukup layak dibantu mengingat mereka bekerja sukarela tanpa digaji. Sehingga nanti para relawan PMI mampu membantu masyarakat Pidie dalam hal apapun seperti bencana alam serta lainnya.

Atas nama pemerintah daerah, dirinya mengaku sangat mengapresiasi kinerja relawan PMI selama ini, sehingga pemda berkomitme pasti mendukung kebutuhan yang dibutuhkan PMI. Meskipun dalam bentuk dana sesuai kemampuan keuangan daerah.

Terkait harapan untuk dilakukan pengadaan peralatan yang dibutuhkan PMI, pihaknya tetap menyahuti serta segera mencari solusi.

“Karena harganya mencapai Rp 600 juta, tentu kami harus duduk dulu mencari solusi dengan legislatif. Mengingat kondisi keuangan daerah saat ini masih sangat terbatas,” ujar Muliyadi. (MA 13)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dana Stimulan Ekonomi dan Isian Perabotan Cair, 4.759 KK Terima Rp 8 Juta
Ketua DWP Aceh Salurkan Al Qur’an dan Sembako Bagi ASN Wanita Korban Banjir
677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan
DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja
Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen
Gampong Cot Nga Sumbang Darah 45 Kantong untuk UPD RSUD dr Fauziah
Pengawasan Orang Asing Diperketat
Ratusan Huntap Mulai Dibangun di Bireuen

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:09 WIB

Dana Stimulan Ekonomi dan Isian Perabotan Cair, 4.759 KK Terima Rp 8 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 20:02 WIB

Ketua DWP Aceh Salurkan Al Qur’an dan Sembako Bagi ASN Wanita Korban Banjir

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja

Kamis, 16 April 2026 - 15:11 WIB

Gampong Cot Nga Sumbang Darah 45 Kantong untuk UPD RSUD dr Fauziah

Berita Terbaru

Kankemenag Bireuen menggelar sosialisasi hukum terhadap kepala madrasah, Kamis (16/4) siang.

HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:09 WIB

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

NANGGROE

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB