Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan Korban Banjir Wilayah Pesisir

- Administrator

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs Mustafa A Glanggang menyalurkan bantuan bagi anak-anak korban banjir di Kuala Cerape, Senin (8/12)

Drs Mustafa A Glanggang menyalurkan bantuan bagi anak-anak korban banjir di Kuala Cerape, Senin (8/12)

BIREUEN|METRO ACEH-Menyikapi kondisi keterpurukan korban banjir kawasan pesisir Kecamatan Jangka, mantan Bupati Bireuen Drs Mustafa A Glanggang berupaya keras, mencari solusi guna membantu para warga serta pengungsi di wilayah ini.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, Bupati Bireuen 2002-2007 itu berhasil menerobos Gampong Kuala Cerape dan Alu Kuta, Senin (8/12) meski melewati medan yang cukup sulit, guna menyalurkan bantuan bahan makanan pokok, hasil donasi para donatur maupun penggalangan yang dilakukan pada posko Relawan Mustafa, di Hotel Graha Buana Bireuen.

“Alhamdulillah, hari ini kami berhasil masuk ke Kuala Cerape dan Alu Kuta, menyerahkan langsung bantuan untuk saudara-saudara kita yang lagi mengalami musibah,” ungkap Mustafa saat ditemui awak media ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebutkan, beberapa jenis bantuan yang diserahkan meliputi sembako, pakaian, roti, biskuit untuk anak-anak dan pembalut wanita. Menurutnya, bantuan ini diperoleh dari sumbangan uang rekan-rekannya, serta pengusaha di luar Aceh untuk membantu meringankan penderitaan korban banjir di Kabupaten Bireuen.

Mustafa A Glanggang menuturkan, meski perjalanan menuju kedua desa itu sangat sulit, namun pick up pengangkut barang bantuan akhirnya bisa menembus ke lokasi, setelah berupaya melewati jembatan darurat dari batang pohon kelapa di Dusun Pasi Kuala Cerape.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan itu belum sebanding dengan kebutuhan warga, terutama mereka yang bertahan di barak pengungsian, akibat kehilangan rumah usai diterjang banjir bandang 26 November lalu. Dia mengaku miris, pasalnya pengakuan para korban hingga kini mereka belum ada pejabat yang mengunjungi mereka.

“Kami sangat sedih, melihat keadaan korban banjir yang masih mengungsi, kehidupan mereka benar-benar memprihatinkan karena rumah-rumah hancur, jadi bertahan di barak pengungsian di Balai Dusun Pasi dan dayah,” jelas Mustafa A Glanggang.

Saat ini sebutnya, pengungsi sangat butuh beras untuk makanan pokok sehari-hari, dimasak di dapur umum yang didirikan untuk membantu masyarakat terdampak banjir. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 Sukses, 4 Jam Transaksi Capai Rp 73 Juta
Petambak Alue Baye Utang Olah Tambak Tertimbun Lumpur Banjir Jadi Sawah
6.784 KK di Peusangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Kita
Camat Sudah Serahkan Data Korban Banjir Tahap II ke 49 Gampong di Peusangan
Rehabilitasi Tambak Terdampak Banjir Menunggu Skema Kementerian KKP
Pulihkan Ekonomi Pasca Bencana, Warga Pante Paku Harapkan Perhatian Pemerintah
Dana Pendamping Berobat dari BMK untuk 50 Penerima Segera Cair
BPBD Serahkan Hasil Verifikasi Tahap II ke Camat

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WIB

Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 Sukses, 4 Jam Transaksi Capai Rp 73 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:23 WIB

Petambak Alue Baye Utang Olah Tambak Tertimbun Lumpur Banjir Jadi Sawah

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

6.784 KK di Peusangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Kita

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:21 WIB

Camat Sudah Serahkan Data Korban Banjir Tahap II ke 49 Gampong di Peusangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:02 WIB

Pulihkan Ekonomi Pasca Bencana, Warga Pante Paku Harapkan Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru

Petugas memasukkan minyak goreng kemasan ke kantung plastik untuk dibagikan kepada penerima, di Balai Desa Kantor Camat Peusangan, Selasa (9/6) pagi.

NANGGROE

6.784 KK di Peusangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Kita

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:22 WIB