Mayat Warga Pijay Tergeletak di Depan Rak Pedagang Jus

- Administrator

Senin, 11 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Warga yang lagi beraktifitas di sekitar Rumah Sakit BMC, kawasan KM 2 Bireuen-Takengon tiba-tiba heboh, gara-gara ada sesosok pria tak bernyawa, ditemukan M Jamin alias Tok Min (45) warga Desa Lheu Reng, Pangwa Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya.

Petugas medis melakukan penanganan jenazah | Rahmat Hidayat

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, kronologis kejadian ini bermula sekitar pukul 02.00 wib. Ketika itu, Yusri (26) asal Lueng Putu yang berjualan jus, sedang mengangkut air untuk mencuci rak, karena hendak menutup dagangannya tadi malam.

Tiba-tiba dia kaget, melihat ada sesosok lelaki, dipinggir jalan pas di depan rak tersungkur dan tak bergerak. Saat dia mendekati, ternyata pria itu sudah tidak lagi bernyawa. Selanjutnya Yusri memberitahu ke sejumlah warga, sontak saja tiba-tiba suasana jadi heboh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muslem dan Polisi memperlihatkan lapak usaha jahit sepatu/sandal milik Tok Min | Rahmat Hidayat

Kemudian, jenazah dievakuasi oleh tim medis RS BMC, serta personil Polsek Juli ke RSU dr Fauziah Bireuen guna dilakukan visum et repertum.

“Bapak ini sering keluar malam membeli makanan di warung, dia memang batuk parah selama ini,” ungkap Yusri.

Identitas jenazah itu terungkap, setelah Muslem (55) warga Meunasah Gadong, Kecamatan Kota Juang mengenali sosok korban ini, sebagai tetangga dari desanya di Pangwa Meunasah Mee.

Gubuk tempat tinggal Tom Min | Rahmat Hidayat

Menurut dia, Tok Min sebenarnya hidup bersama abang kandungnya Abdullah (55) di Tangse, karena kedua orang tua mereka meninggal dunia saat musibah tsunami Aceh 14 tahun silam. Tapi sejak beberapa bulan terakhir, korban ini tidak lagi memiliki tempat tinggal. Sehingga, Muslem memberinya lapak untuk usaha menjahit yang menghidupinya, serta tinggal di gubuk pinggir jalan nasional itu.

Dokter piket IGD RS dr Fauziah, dr Saiful Fajri ditanyai awak media ini mengatakan, mayat sampai pukul 02.20 Wib, dengan kondisi mulut berdarah diduga akibat benturan saat korban jatuh karena mengalami serangan jantung.

Penanggungjawab instalasi ruang jenazah RSU dr Fauziah Bireuen, konfirmasi ulang sama Tgk Iskandar kepada media ini mengaku, jasad korban itu sudah dijemput pihak keluarganya tadi sekitar pukul 10.30 wib.(Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wabup Bireuen Terima Bantuan Banjir
Ratusan Rumah Hilang dan Puluhan Sekolah di Bireuen Diterjang Banjir
Bireuen Lumpuh Terkepung Banjir, Puluhan Korban Tewas Terseret Arus
Si Weuk Tersangka Pembunuhan Hasyimi
Mualem Minta Polisi Ungkap Misteri Kematian Warga Tanjong Beuridi
Bupati Sikapi Dampak Kebakaran SDN 2 Bireuen
SDN 2 Bireuen Terbakar
Penjalan Kaki dan Pengendara Honda Beat Tewas

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 20:32 WIB

Wabup Bireuen Terima Bantuan Banjir

Minggu, 30 November 2025 - 18:12 WIB

Ratusan Rumah Hilang dan Puluhan Sekolah di Bireuen Diterjang Banjir

Kamis, 12 Juni 2025 - 18:49 WIB

Si Weuk Tersangka Pembunuhan Hasyimi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 19:16 WIB

Mualem Minta Polisi Ungkap Misteri Kematian Warga Tanjong Beuridi

Sabtu, 3 Mei 2025 - 17:24 WIB

Bupati Sikapi Dampak Kebakaran SDN 2 Bireuen

Berita Terbaru

Ketua DPW PPP Aceh, Dr H Amiruddin Idris SE M.Si menyerahkan bantuan sembako DPW PPP Peduli Bencana, kepada pengungsi di Kecamatan Jangka, Senin (1/12).

NANGGROE

DPW PPP Aceh Peduli Bencana Salurkan Bantuan Darurat

Rabu, 3 Des 2025 - 01:39 WIB

Wabup Bireuen, Ir H Razuardi MT menerima paket sembako bantuan PT Solusi Bangun Andalas (SBA) Indonesia di meuligoe Bupati, Minggu (30/11)

NANGGROE

Wabup Bireuen Terima Bantuan Banjir

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:32 WIB