Lagi, Dinsos Bireuen Ciduk Gepeng

- Administrator

Sabtu, 1 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen, kembali menciduk enam gembel dan pengemis dalam razia di kawasan Simpang Empat Kota Bireuen, Sabtu (1/12).

Informasi yang diperoleh Metro Aceh, enam gepeng itu yakni Nursiah (51) warga Desa Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Amir Abidin (53) warga Kuta Glumpang, Kecamatan Samudra, Aceh Utara.

Kadis Sosial, Drs Murdani memberi arahan kepada para gepeng yang terjaring razia saat diamankan di Meuligoe Bupati Bireuen, Sabtu (1/12)

Muhammad Syam (65) warga Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Marzuki Yahya (59) Matang Nibong, Kecamatan Jeunib, Razulli (45) dan isterinya Ti Hawa (45) warga Cot Puuk, Kecamatan Gandapura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah didata dan menandatangani pernyataan, untuk tidak mengulangi aksi mengemis, seluruh gepeng itu akhirnya dikembalikan ke daerah masing-masing, oleh petugas dari Dinsos Bireuen.

Kadis Sosial, Drs Murdani saat memberi arahan kepada para penyandang masalah sosial ini, mengaku pihaknya akan berusaha membantu modal usaha bagi para pengemis asal Kabupaten Bireuen yang terjaring dalam razia, selama kurun waktu tahun 2018.

“Kami segera mengupayakan modal usaha, untuk membantu pemberdayaan ekonomi warga kurang mampu ini. Agar tidak lagi mengemis, dan dapat hidup mandiri,” sebut Murdani seraya mengaku bantuan itu direalisasi pada anggaran 2019.

Namun menurut dia, semua dilakukan sesuai mekanisme dan aturan. Setelah tim Dinsos mensurvei kelayakan setiap sasaran penerima bantuan, serta dengan mempertimbangkan jenis bidang usaha yang sesuai keahlian masing-masing.

Murdani menyatakan, pihaknya memiliki komitmen kuat untuk memberantas pengemis di wilayah itu. Demi ketertiban dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga harus dilakukan secara manusiawi, agar warga kurang mampu itu menyadari, jika mengemis itu bukan pekerjaan yang baik.

“Bagi warga luar Kabupaten Bireuen kami kembalikan ke daerahnya, tapi warga kita ya tetap harus diperhatikan, supaya tidak mengemis lagi. Tapi, bisa berkarya dengan bantuan modal usaha yang diberikan pemerintaj daerah,” jelasnya. (Ery)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Meluncur ke Lokasi Kebakaran, Damkar Remuk Seruduk Tronton
Tiga Warga Juli Digigit Anjing, Cegah Rabies Disnak Aceh Turun Tangan
Ratusan Siswa Keracunan MBG Bulan Puasa, Tim Medis Kewalahan
Lagi Shalat Tarawih Rumah Warga Jeunieb Ludes Terbakar
Camat Juli Salur Bantuan Korban Kebakaran
Rumah Korban Banjir Ludes Terbakar
119 PAUD, 52 SD dan 46 SMP Rusak Diterjang Banjir
Wabup Bireuen Terima Bantuan Banjir

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:18 WIB

Meluncur ke Lokasi Kebakaran, Damkar Remuk Seruduk Tronton

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:48 WIB

Tiga Warga Juli Digigit Anjing, Cegah Rabies Disnak Aceh Turun Tangan

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:28 WIB

Ratusan Siswa Keracunan MBG Bulan Puasa, Tim Medis Kewalahan

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:19 WIB

Lagi Shalat Tarawih Rumah Warga Jeunieb Ludes Terbakar

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:15 WIB

Camat Juli Salur Bantuan Korban Kebakaran

Berita Terbaru

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Bireuen, Mulyadi SH MM melakukan groundbreaking pembangunan Huntap di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kamis (12/3)

NANGGROE

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:37 WIB

Lalulintas di jembatan bailey Kutablang, Kamis (12/3)

NANGGROE

Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup

Kamis, 12 Mar 2026 - 18:00 WIB

Dr H Amiruddin Idris SE MSi menyerahkan bantuan sound system lengkap kepada Imum Syiek Masjid secara simbolis, Selasa (10/3) sore.

PEMBANGUNAN

Amiruddin Idris Serahkan Bantuan Untuk 33 Mesjid

Rabu, 11 Mar 2026 - 01:08 WIB