KEPASTIAN REGULASI DALAM MENJAGA STABILITAS EKONOMI

- Administrator

Selasa, 17 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Agung Setia Budi, S.I.P, M.Sos

Pertemuan Presiden Jokowi dengan perwakilan Presiden Bank Dunia untuk Indonesia pada 2 September 2019 memantik kegaulan Presiden Jokowi. Bank Dunia menjelaskan ada 33 perusahaan Cina merelokasi industrinya pada Juni dan Agustus 2019, tetapi tidak satupun dari sejumlah perusahaan itu tertarik berinvestasi di Indonesia. Perusahaan Cina lebih memilih ke Vietnam, Kamboja, Myanmar, Thailand dan Malaysia. Lebih memilukan lagi, sebanyak 223 Proyek Strategis Nasional (PSN ) yang dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN), diperkirakan hanya 103 proyek yang dapat selesai di akhir tahun 2019 alias hanya sekitar 46 persen. Hal ini terjadi salah satu faktornya pihak swasta membatasi diri terlibat dalam PSN itu.

Benang merah argumentasi para investor Cina merelokasi pabriknya di luar Indonesia dengan fakta di lapangan terkait taget capaian PSN hanya mencapai sekitar 46 persen menjadi catatan di mata investor. Lantas apa yang menjadi kendala hal itu, lagi-lagi akar persoalan krusialnya adalah pengadaan lahan dan perijinan yang pada akhirnya berkosa kata kepastian regulasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepastian regulasi strategis menyangkut pengadaan lahan dan perijinan. Dua hal ini memiliki catatan yang harus terus diperbaiki, ketika sudah mengetahui posisi kita masuk dalam pertarungan ekonomi global yang diprediksi loyo saat ini.

Dalam RPJMN 2015-2019 pemerintah mencatat kebutuhan biaya infrastruktur sebesar Rp. 5.452 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi APBN sebesar 41 persen, sisanya diperoleh dari porsi pendanaan BUMN sebesar 22 persen dari total. Sementara itu, porsi swasta mencapai 37 persen. Namun demikian, ketika pemerintah berupaya mengenjot target pencapaian PSN murni dana dari pemerintah banyak kendala pembagian porsi alokasi anggaran untuk hal itu. Disisi lain, harapan pemerintah kepada swasta untuk terlibat menyukseskan PSN terganjal pandangan para investor bagaimana kepastian regulasi agar dapat menyederhanakan permasalahan dilapangan.

Kepastian regulasi memiliki daya ungkit menstabilisasi ekonomi ketika dapat mentransmisikan gambaran besar dan nyata harmonisasi kebijakan ekonomi disertai hierarki tertinggi (undang-undang) hingga ke level kebawah peraturan terendah berpusat di Pemerintah Daerah, saling kait mengkait untuk suatu produk hukum yang dihasilkan sehingga munculnya konsistensi dan saling melengkapi mengawal setiap progres bukan sebaliknya menjadi kontraproduktif. Hal ini kata kunci menjamin kenyamaan bagi pengusaha untuk berusaha di Indonesia.

Indonesia harus secepatnya melakukan adaptasi iklim berusaha, caranya semua yang terlibat dalam perumus kebijakan dari pusat hingga daerah bersinergi memangkas beragam kegiatan dalam simplifikasi regulasi antara lain inventarisasi dan identifikasi regulasi yang terkoneksi persoalan perijinan dan investasi, serta analisis regulasi yang akan disimplifikasi. Sementara, kriteria regulasi yang akan disimplikasi yaitu regulasi yang menghambat kegiatan ekonomi atau investasi. Tidak ada lagi inkonsisten dengan regulasi yang lebih tinggi atapun sederajat bahkan bersifat multitafsir. Padahal masih mengatur ketentuan yang sama namun objeknya berbeda.

Langkah-langkah konkrit ini perlu untuk dipercepat dan didukung semua pihak agar menciptakan iklim investasi yang semakin berenergi, lincah dan memberikan kepastian para investor semakin mudah, sehingga membuat para investor berani melakukan investasi baik di Proyek Strategis Nasional dan murni swasta dalam durasi waktu yang lebih panjang. Hal terpenting lagi, mereka tidak diperlakukan sebagai objek spekulasi sesaat dan ajang pusaran perburuan rente dari regulasi yang tidak jelas.

*) Peneliti Studi Ekonomi Politik Pembangunan Wilayah

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelaksanaan program pemerintah : ex nihilo nihil fit dan amor vincit onia
Keamanan Energi Indonesia Terjaga, Peluang Resesi Tidak Terlihat
MBG : Solusi cerdas dan patriotis mempersiapkan generasi tangguh masa depan
Memprediksi berakhirnya perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel
Sering di Bilang Nakal? Bisa Jadi Anak Anda Perlu Pemahaman, Bukan Hukuman
Bireuen Kota Santri: Menggali Potensi Ekonomi Berbasis Syariah
Dirjenpas Menolak Fraud, Langkah Maju Untuk Reformasi Pemasyarakatan
Alpajuli Darat Kumandangkan Persatuan Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:15 WIB

Pelaksanaan program pemerintah : ex nihilo nihil fit dan amor vincit onia

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:47 WIB

Keamanan Energi Indonesia Terjaga, Peluang Resesi Tidak Terlihat

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:10 WIB

MBG : Solusi cerdas dan patriotis mempersiapkan generasi tangguh masa depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:43 WIB

Memprediksi berakhirnya perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel

Senin, 14 April 2025 - 18:33 WIB

Sering di Bilang Nakal? Bisa Jadi Anak Anda Perlu Pemahaman, Bukan Hukuman

Berita Terbaru

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gampong Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen telah memiliki pabrik es portabel, gudang beku portabel dan ragam bangunan lainnya, Sabtu (11/4) pagi.

NANGGROE

Proyek Kampung Nelayan Belum PHO

Sabtu, 11 Apr 2026 - 19:02 WIB