BIREUEN|METRO ACEH-Proses hibah lahan asrama TNI Angkatan Darat sekitar 2 hektare untuk perluasan RSUD dr Fauziah di Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang akhirnya tuntas yang ditandai dengan penandatanganan dan serah terima sertifikat hibah aset yang berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (7/5) siang.
Penyerahan sertifikat itu dilakukan Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran dengan Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST didampingi Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi SE Sos M.Han M.Sc, Sekda Ismunandar ST MT, asisten, pejabat terkait jajaran Pemkab Bireuen.
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa proses hibah ini sudah berjalan sejak tahun 2002 saat Bupati Bireuen masih dijabat Drs Mustafa A Geulanggang dan tahun 2026 ini baru dapat diselesaikan dimasa kepemimpinannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Disampaikan juga bahwa keberhasilan ini juga tidak terlepas peran besar dari
Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran saat ini juga telah menjabat Danrimdam Iskandar Muda, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, juga DPRK, sehingga telah disetujui Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, beberapa waktu lalu.
“Untuk lahan ini dilakukan land clearing dan juga dibangun pagar keliling tahun ini dengan nilai sekitar Rp 3 miliar. Selanjutnya dibangun gedung yang dibutuhkan RSUD dr Fauziah,” jelas H Mukhlis.
Dia turut memberi apresiasi kepada semua pihak, atas dukungan penuh sehingga area itu dapat dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran menuturkan dirinya sangat ingin ikut berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Bireuen, sebagai putera asli daerah ini sudah sepatutnya mendukung setiap langkah dari pemerintah daerah, dalam memberi layanan terbaik bagi masyarakat.
Selain itu, Ali Imran mengaku prajurit TNI bersedia pindah dari asrama sebagai wujud komitmen mendukung program perluasan area rumah sakit. Namun, sebagian diantara keluarga prajurit memiliki harapan agar pihak pemerintah bersedia membangun hunian yang layak di asrama makodim yang baru.
“Kami berharap bupati dapat merealisasikan kesepakatan bersama untuk membangun rumah anggota TNI secara bertahap, karena hal ini sudah saya sampaikan ke anggota. Nanti langsung diberikan hibah barang dan rumahnya sesuai spek rumah TNI-AD,” ujar Danrem. (Rahmat Hidayat)






