BMKG Cabut Peringatan Dini, Tsunami pun Terjadi

- Administrator

Jumat, 28 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO ACEH-Meski gempa susulan masih saja terjadi serta terus menguncang Propinsi Sulawesi Tengah, namun pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tiba-tiba mencabut peringatan dini tersebut, sekitar pukul 17.30 WIB, Jum’at (28/9).

Hanya berselang 26 menit kemudian, tsunami datang serta menerjang seluruh kawasan pesisir Kota Palu dan Donggala, sesaat menjelang adzan magrib dikumandang. Bencana alam ini, seketika mengguncang masyarakat di tanah air.

Meski belum diketahui pasti jumlah korban jiwa, dalam musibah itu namun diyakini banyak warga yang kembali usai dicabutnya peringatan tsunami, menjadi korban tragedi kemanusiaan akibat SOP BMKG yang belum efektif. Sehingga, tak berhasil meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Dr Sutopo Purwo Nugroho M.Si melalui televisi nasional. Pihaknya sedang mencari solusi untuk segera turun ke lokasi tsunami, tetapi akibat bandara masih ditutup BNPB kini terus fokus mencari opsi agar dapat mencapai ke Palu dan Doggala.

“Hingga saat ini kami baru menerima laporan satu orang meninggal dunia, 10 terluka dan ada lima orang dalam satu keluarga maaih hilang,” ungkapnya melalui seluler.

Sutopo yang baru dua hari lalu kembali ke Jakarta dari Aceh menjelaskan, akibat tsunami yang melanda wilayah Palu dan sekitarnya, banyak infrastruktur masyarakat mengalami kerusakan parah. Namun, pihaknya belum berhasil mengkonfirmasi dampak bencana alam tersebut. (MA 01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua DWP Aceh Salurkan Al Qur’an dan Sembako Bagi ASN Wanita Korban Banjir
677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan
DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja
Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen
Gampong Cot Nga Sumbang Darah 45 Kantong untuk UPD RSUD dr Fauziah
Pengawasan Orang Asing Diperketat
Ratusan Huntap Mulai Dibangun di Bireuen
Bank Indonesia Beri Beasiswa Lima PTN dan PTS di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:02 WIB

Ketua DWP Aceh Salurkan Al Qur’an dan Sembako Bagi ASN Wanita Korban Banjir

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja

Kamis, 16 April 2026 - 17:15 WIB

Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Pengawasan Orang Asing Diperketat

Berita Terbaru

Kankemenag Bireuen menggelar sosialisasi hukum terhadap kepala madrasah, Kamis (16/4) siang.

HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:09 WIB

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

NANGGROE

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama Menteri ATR/BPN usai ditandatanganinya Peraturan Menteri tentang RTRW Kabupaten Bireuen, Kamis (16/4)

NANGGROE

Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:15 WIB