BIREUEN|METRO ACEH-Sepuluh pelajar SD dan SMP dari Kabupaten Bireuen, berhasil memberi kado terindah peringatan Hari Guru Nasional, dengan prestasi membanggakan usai meraih Juara Umum Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Aceh tahun 2025.
Even yang digelar Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Bahasa Provinsi Aceh di Hotel Ayani Banda Aceh sejak 21-24 November, berhasil membawa harum nama Kabupaten Bireuen dipentas daerah, setelah merebut lima juara pertama, empat juara dua dan satu juara tiga, hingga menempatkan Bireuen sebagai Juara Umum.
Adapun para peserta yang sukses mengukir prestasi ini, terdiri dari empat orang jenjang SMP yakni Muhammad Muyassar (SMPs Umul Aiman) Juara I Lomba Pidatoe, Ilham Maulidin (SMPN I Bireuen) Juara 2 Lomba Calitra Paneuk, Ramadhani (SMPN I Jeunib) Juara 2 Juara Lomba Lagu Jameun, serta Khansa Salsabila (SMPN I Bireuen) Juara 3 Lomba Meu Buhak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara jenjang SD, empat siswa Bireuen sukses meraih Juara I, diantaranya Nyak Putroe Saleum (SDN 7 Juli) kategori Lomba Meu Buhak, Arina Askhana Sakhi (SDIT Assalam Islamic School) Lomba Pidatoe, Teuku Raja Alfatih (SD Sukma Bangsa Bireuen) Lomba Penulisan dan Pembacaan Hadih dan Muhammad Rayyan (SDN 7 Simpang Mamplam) Lomba Meucagok. Selain itu, dua pelajar lain juga sukses menyabet Juara 2, yaitu Syifaul Khaira (SDN 6 Gandapura) Lomba Calitra Paneuk dan Cut Aidila Maghfirah (SDN 21 Bireuen) Lomba Lagu Jameun.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr Muslim HS M.Si saat ditemui media ini, Senin (24/11) mengaku bangga atas prestasi yang berhasil diraih pelajar Bireuen dikancah daerah tersebut. Dia, turut memberi apresiasi tinggi kepada seluruh guru yang telah bekerja keras dalam membina dan melatih para pelajar ini, hingga berhasil menorehkan prestasi serta sukses menjadi Juara Umum.
“Alhamdulillah, kita berhasil meraih Juara Umum pada Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2025, semoga dengan prestasi ini semakin memotivasi pelajar di Kabupaten Bireuen, untuk tekun belajar dan berlatih agar dapat mengukir prestasi,” ungkap Muslim.
Menurutnya, pencapaian itu menjadi kado istimewa peringatan Hari Guru Nasional tahun ini, khusus dipersembahkan kepada seluruh guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, atas segala pengabdian mencerdaskan generasi bangsa. (Bahrul)






