Bantu Korban Tsunami Palu, H Mukhlis Takabeya Bangun Mesjid di Donggala

- Administrator

Sabtu, 18 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DONGGALA|METRO ACEH-Wujud empati dan kepedulian terhadap korban tsunami di Sulawesi Tengah, H Mukhlis A.Md SH membangun mesjid di Kota Donggala untuk sarana ibadah masyarakat setempat, pasca bencana gempa disertai tsunami yang meluluhlantakkan wilayah itu Jum’at pekan lalu.

Pembangunan mesjid yang berlokasi di Desa Limbora, Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala ini, ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pekan lalu yang dihadiri oleh H Mukhlis dan Bupati Donggala, Dr Kasman Lassa SH MH bersama Forkompimda setempat, serta pejabat Pemkab Bireuen maupun Pemkab Donggala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, pembangunan sarana ibadah yang dinamai “Mesjid Jami’k Kota Juang Bireuen-Aceh” ini, diperkirakan butuh anggaran sebesar Rp 1 miliar, dan direncanakan rampung dalam tiga bulan mendatang. Sumber pendanaan biaya pembangunan, merupakan hasil donasi masyarakat, ASN di lingkungan Pemkab Bireuen, KONI, DKA, Pengurus Golkar DPD II Bireuen, PT Takabeya Perkasa Grup, Rangkang Sastra serta lintas komunitas di Kabupaten Bireuen.

Bantuan ini, hasil penggalangan dana malam Gala Amal Oktober 2018 yang diinisiasi oleh H Mukhlis Takabeya selaku salah satu figur yang dermawan, serta memiliki kepedulian tinggi kepada masyarakat, pasca bencana gempa dan tsunami yang menerjang Kota Palu, Donggala hingga sebagian besar wilayah Sulawesi Tengah 28 September 2018. Semula dalam aksi solidaritas tersebut, berhasil terhimpun dana sekitar Rp 420 juta lebih, belakangan ditambah dana pribadi dari pengusaha Bireuen ini, untuk mencukupi kebutuhan pembangunan mesjid bantuan itu.

H Mukhlis A.Md SH saat ditanyai media ini mengaku, masyarakat Aceh pernah mengalami beratnya tertimpa bencana gempa dan tsunami Desember 2014 silam, sehingga ikut merasa memiliki tanggungjawab dan semangat, untuk turut membantu masyarakat Sulteng, dengan menggalang donasi bagi warga Donggala yang telah terpapar bencana dasyhat itu.

“Alhamdulillah, berkat kepedulian warga Bireuen dan lintas komunitas, berhasil terhimpun dana guna membantu korban bencana di Donggala. Kita membangun mesjid, untuk sarana ibadah saudara-saudara kita di sana,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, sudah lebih dua tahun dana itu dihimpun, namun baru saat ini disalurkan. Selain tujuan pengumpulan donasi terus dilakukan, agar diperoleh hasil yang maksimal, juga ada beberapa kendala lain dan ditambah kondisi pandemi covid-19 awal tahun lalu, turut menyebabkan tetundanya proses realisasi bantuan ini. Tetapi, dirinya merasa sangat puas setelah dapat menyalurkan amanah dari masyarakat Kabupaten Bireuen itu, kepada warga Donggala.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unsyiah Gelar Aneka Lomba
Warga Dusun Kommes Sembelih 16 Hewan Qurban
Warkop Sedap Malam Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner
M Ari Syahputra : Tugas Advokat Bukan Membela Orang Bersalah
Mahasiswa Unimal Bangun Gapura Desa
Peringatan Hari Ibu ke 96, Momentum Kebangkitan Peran Perempuan Berkarya
Ichiban Sushi Hadir di Bireuen, Makanan Jepang Harga Murah
Warga “Serbu” Kupon Fun Walk HUT Golkar

Berita Terkait

Rabu, 30 Juli 2025 - 18:48 WIB

Mahasiswa KKN Unsyiah Gelar Aneka Lomba

Sabtu, 7 Juni 2025 - 16:24 WIB

Warga Dusun Kommes Sembelih 16 Hewan Qurban

Kamis, 29 Mei 2025 - 20:10 WIB

Warkop Sedap Malam Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Jumat, 31 Januari 2025 - 19:11 WIB

M Ari Syahputra : Tugas Advokat Bukan Membela Orang Bersalah

Kamis, 30 Januari 2025 - 16:58 WIB

Mahasiswa Unimal Bangun Gapura Desa

Berita Terbaru

Kankemenag Bireuen menggelar sosialisasi hukum terhadap kepala madrasah, Kamis (16/4) siang.

HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:09 WIB

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

NANGGROE

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB