Dituding Jadi Penipu Rizayati Lapor Polisi

- Admin

Senin, 24 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizayati saat dinobatkan sebagai Cut Nyak Cahaya Jeumpa dan suaminya bergelar Teungku Jeumpa.

Rizayati saat dinobatkan sebagai Cut Nyak Cahaya Jeumpa dan suaminya bergelar Teungku Jeumpa.

BIREUEN|METRO ACEH-Akibat pemberitaan tudingan menipu ratusan warga di tanah air yang diungkap para korban, seperti dilansir media ini pekan lalu. Direktur PT Imza Rizky Jaya (IRJ), Hj Rizayati dikabarkan marah besar dan meradang. Pengusaha wanita itu, menuntut dan melapor pimpinan redaksi Metro Aceh ke Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polda Aceh, Senin (24/8).

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, Rizayati melalui salah seorang keluarga dekatnya bernama Rizaldi (43) warga Desa Kuta Baro, Kecamatan Kuala melapor ke polisi atas nama Rizayati, karena keberatan diberitakan tentang sepak terjangnya yang merugikan ratusan warga di tanah air. Melalui sejumlah program fiktif yang dikelola oleh relawan Jokowi tersebut, seperti dibeberkan korban dari beberapa daerah di Indonesia, serta dimuat secara lugas di portal berita Metro Aceh 20 Agustus lalu.

Surat Tanda Terima Laporan Polisi yang beredar luas di media sosial.
Surat Tanda Terima Laporan Polisi yang beredar luas di media sosial.

Berdasarkan bukti surat tanda terima laporan polisi, yang beredar luas serta sengaja disebar melalui media sosial, diketahui Rizaldi penerima kuasa Rizayati melapor ke SPKT Polda Aceh, sesuai laporan polisi nomor : LP 228/VIII/YAN.25./2020 SPKT tanggal 24 Agustus 2020, diterima oleh Brigadir Kepala Syahrial Syah.

Menanggapi laporan polisi ini, sejumlah sumber yang mengaku menjadi korban aksi penipuan Rizayati, meminta aparat kepolisian Polda Aceh juga memintai keterangan mereka, sebagai saksi yang telah membongkar praktik culas wanita asal Bireuen itu. Bahkan, jika diperlukan siap mendatangi Mapolda Aceh, sebagai bentuk tanggungjawab atas informasi yang disampaikan ke awak media Metro Aceh.

“Kami siap terbang ke Aceh, supaya bisa diminta keterangan oleh polisi, atas apa yang sudah disampaikan ke media Metro Aceh, atas kebenaran tindakan penipuan oleh Rizayati yang kami alami,” ungkap Sigit Kasenon warga Lampung Selatan.

Dituding Jadi Penipu Rizayati Lapor Polisi
Pimpinan Redaksi Metro Aceh.com, Bahrul Walidin (dilingkari) bersama Rizaldi, selaku pelapor ke Polda Aceh saat duduk di Meja 24 Cawan Kupi Bireuen, Jum’at pekan lalu. Foto ini diduga diprofiling oleh Rizayati dengan tambahan caption”Tiada Ampun Bagimu Wartawan Bodrex”.

Hal senada juga dikemukakan Niazi alias Adi (47) warga Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur yang turut menguak aksi penipuan oleh Rizayati, serta menyebabkan dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah,”Saya sangat siap bertanggungjawab, atas apa yang telah saya laporkan ke media selaku salah satu narasumber berita itu,” tukasnya.

Dia menandaskan, dalam hak jawab Rizayati pada berita berjudul “Rizayati Dituding Wanita Penipu Ulung” wanita itu juga menuduhnya sebagai mafia, yang menggelapkan uang PT IRJ. Keterangan itu menurut Niazi, sangat menyakitkan karena berbeda jauh dengan fakta yang dialaminya.

Sementara Leni Marlina (42) warga RT 10 RW 11 Kelurahan Kramat Jati, yang sempat dituduh Rizayati sebagai otak penyebar hoax untuk menyerang pribadi dan PT IRJ, serta dituding kini jadi DPO seperti diutarakan Rizayati melalui sejumlah media online , turut merespon dan angkat bicara terkait persoalan ini.

“Saya siap dipanggil Polda Aceh, untuk membongkar semua aksi kejahatan Rizayati. Atau jika pertimbangan kondisi Pandemi Covid-19, secara virtual juga bisa saya berikan keterangan mendetail, tentang para korban di seluruh nusantara yang menjadi mangsa Rizayati ini,” ujar Leni.

Dituding Jadi Penipu Rizayati Lapor Polisi
Screenshoot pesan WA diduga sebagai Rizayati dengan salah seorang kerabat dekatnya, untuk memproses hukum pimpinan redaksi Metro Aceh.

Menurut wanita ini yang mengaku salah satu anggota Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia, sekaligus juga pernah bergabung dalam relawan Jokowi, mengaku mengantongi seluruh data informasi, terkait penipuan Rizayati. Termasuk, nama dan alamat para korban program sejuta rumah yang digagas Presiden RI, beserta rekanannya yang tertipu akibat ulah oknum dari PT IRJ.

Pasca mencuatnya berita penipuan oleh Rizayati, puluhan korban di seluruh tanah air mulai bersatu, membentuk wadah komunikasi melalui grup WhatsApp bernama “Korban RY Nasional”. Melalui grup ini, ragam celoteh dan keluhan terus disampaikan, dengan harapan pemberitaan tersebut membuka pintu hati Rizayati yang kini sudah kaya raya, agar mengembalikan uang mereka yang sudah dibawa kabur sejak beberapa tahun lalu.

Sreenshoot status Facebook Rizayati yang mengusung Teuku Eddy Faisal Rusydi, sebagai balon Gubernur Aceh dari Partai Nasdem
Sreenshoot status Facebook Rizayati yang mengusung Teuku Eddy Faisal Rusydi, sebagai balon Gubernur Aceh dari Partai Nasdem

Leni Marlina menambahkan, untuk mengelabui publik tanah air pasca mencuatnya kasus dugaan penipuan itu, Rizayati memanfaatkan beberapa media online, maupun media sosial guna memutarbalikkan fakta serta melakukan pembohongan publik, agar kejahatannya tertutupi dengan menuding narasi berita Metro Aceh seolah fitnah dan melanggar kode etik jurnalistik. Bahkan, menuduh keterangan para korban penipuan wanita itu tendensius.

“Padahal kan jelas, hak jawab RY dimuat dalam berita secara berimbang, maunya dia wartawan tidak menulis pemberitaan tentang keterangan para korban yang mengaku tertipu hingga miliaran rupiah,” ungkapnya.(Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua LPPM UNIKI Pimpin Tim Ahli Pembangunan Sekolah Rakyat Pidie Jaya
Jelang MUSLIM Ke X, Edi Obama Ajak Ciptakan Suasana Sejuk
124 Peserta Bersaing Rebut Juara MTQ ke-38 Kecamatan Peudada
MGMP Sejarah Gelar Dialog Budaya Sebagai Narasumber di Gampong Pulo Iboeh Jangka
Pemerintah Bantu Rp 30 Milyar Perbaiki Jalan Lueng Danun Sampai Pante Karya Rusak
Satlantas Razia Knalpot Brong di Kota Bireuen
Bupati Serahkan Lima Excavator Mendagri Tangani Banjir di Pante Kaya dan Rheum Barat
Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MQMN UNP 2026

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ketua LPPM UNIKI Pimpin Tim Ahli Pembangunan Sekolah Rakyat Pidie Jaya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Jelang MUSLIM Ke X, Edi Obama Ajak Ciptakan Suasana Sejuk

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:38 WIB

124 Peserta Bersaing Rebut Juara MTQ ke-38 Kecamatan Peudada

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Pemerintah Bantu Rp 30 Milyar Perbaiki Jalan Lueng Danun Sampai Pante Karya Rusak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Satlantas Razia Knalpot Brong di Kota Bireuen

Berita Terbaru

PERISTIWA

CRV dan Tronton Ringsek Tabrakan, Tiga Korban Terluka

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:11 WIB

PENDIDIKAN

UIA Peusangan Wisuda 227 Lulusan, 32 Lulus Cume Laude

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:10 WIB

jelang-muslim-ke-x-edi-obama-ajak-ciptakan-suasana-sejuk

NANGGROE

Jelang MUSLIM Ke X, Edi Obama Ajak Ciptakan Suasana Sejuk

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:03 WIB

Camat Peudada, Erry Seprinaldy, S.STP.,S.Sos.,MSi mengukuhkan para Dewan Hakim MTQ ke-38 tingkat kecamatan setempat, di halaman Masjid Besar Baitunnur, Minggu (18/10) malam.

NANGGROE

124 Peserta Bersaing Rebut Juara MTQ ke-38 Kecamatan Peudada

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:38 WIB