Dinsos “Bersihkan” Gepeng di Kota Bireuen

- Publisher

Senin, 24 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen, kembali menciduk sejumlah gembel dan pengemis (Gepeng) di bundaran Simpang Empat Kota Bireuen, Senin (24/6). Selain itu, para petugas juga memasangi pamflet pada empat titik area trafick light, terkait larangan mengemis dalam kawasan tersebut.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, sedikitnya enam gepeng diamankan saat razia itu tadi siang. Tiga diantaranya tercatat berdomisili di Aceh Utara. Mereka yakni Syamsuddin (63) warga Desa Kuta Geulumpang, Kecamatan Samudra, Abdul Gani (68) warga Matang Sujuek Barat, Kecamatan Baktiya dan Sulaiman (46) warga Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya.

Sejumlah petugas memasang pamflet larangan mengemis di kawasan Bundaran Simpang Empat Bireuen

Tiga lainnya warga Kabupaten Bireuen, mereka yaitu Zakaria Ahmad (69) warga Desa Alue Pasie, dan Yuni Yanti (13) warga Jangka Keutapang, Kecamatan Jangka, serta Muhammad (29) warga Desa Meunasah Alue, Kecamatan Peudada.

Dari seluruh gepeng yang diciduk ini, dua diantaranya pernah terjaring razia tahun 2018, yaitu Yuni Yanti dan Zakaria Ahmad. Gadis remaja itu, diketahui jadi pemandu bagi pengemis, untuk meminta sedekah dari pengendara yang melintasi jalur jalan nasional itu. Saat diciduk para petugas, Yuni Yanti “menyupiri” pengemis asal Pidie Jaya, namun kini dia mendampingi gepeng asal Aceh Utara.

Kepala Dinas Sosial, Drs Murdani melalui Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Faisal Kamal S.Sos kepada Metro Aceh menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk menertibkan gembel dan pengemis dalam Kota Bireuen. Terutama pada ruas jalan protokol serta jalur ruas jalan negara.

Para petugas dari Dinas Sosial menggelar razia gepeng.

Dia mengaku, Dinsos bertekad “membersihkan” para gepeng yang terus beraksi di kawasan padat lalulintas. Karena selain mengancam keselamatan mereka sendiri, juga agar tidak lagi menggangu kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihaknya kini telah memasang pamflet bertulis “Di Tempat Ini Tidak Melayani Peminta-minta dan Pengemis”. Supaya para gepeng yang rata-rata berasal dari luar Kabupaten Bireuen, tidak lagi beraksi mencari pundi-pundi rupiah, dengan cara yang kurang baik ini.

“Setelah kami berikan arahan dan peringatan, ke enam gepeng itu kami pulangkan ke daerah masing-masing,” ungkap Faisal Kamal.

Dia berharap, semua gepeng yang sehat secara fisik itu, dapat mencari pekerjaan yang lebih mulia, demi menghidupi diri maupun keluarganya.(Ery)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUPR Gelar Diskusi Publik Bahas RDTR Perkotaan Bireuen
Dilepas Simbolis Bupati, Petambak Ule Jangka Terima Bantuan 2 Juta Benur Vaname
Ratusan Mahasiswa Baru UIA Peusangan Ikuti PBAK
Guru MIN 53 Bireuen Dimintai “Uang Damai” Rp 20 Juta
Jembatan Baru Kutablang Dibuka Uji Coba 20 September
Kapolres Narasumber Pomaba UNIKI
SMKN 1 Bireuen Dapat Bantuan Mechanic Truster Tool dari PT Honda Capella Medan
HUT ke-25, Demokrat Bireuen Gelar Donor Darah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:58 WIB

PUPR Gelar Diskusi Publik Bahas RDTR Perkotaan Bireuen

Selasa, 1 September 2026 - 17:32 WIB

Dilepas Simbolis Bupati, Petambak Ule Jangka Terima Bantuan 2 Juta Benur Vaname

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Ratusan Mahasiswa Baru UIA Peusangan Ikuti PBAK

Selasa, 1 September 2026 - 14:56 WIB

Guru MIN 53 Bireuen Dimintai “Uang Damai” Rp 20 Juta

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Jembatan Baru Kutablang Dibuka Uji Coba 20 September

Berita Terbaru

Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, SPd.,MM membuka seleksi Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran di gelar Dinas Pendidikan Dayah, Selasa (1/9) pagi.

NASIONAL

485 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:59 WIB

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST menyampaikan sambutannya, di Opprom Setdakab, Selasa (2/9) pagi.

NANGGROE

PUPR Gelar Diskusi Publik Bahas RDTR Perkotaan Bireuen

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:58 WIB

Ratusan mahasiswa baru UIA Paya Lipah Peusangan, Kabupaten Bireuen, mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Aula Tgk Chik Abdurrahman, Kampus Paya Lipah.

NANGGROE

Ratusan Mahasiswa Baru UIA Peusangan Ikuti PBAK

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:50 WIB

NANGGROE

Guru MIN 53 Bireuen Dimintai “Uang Damai” Rp 20 Juta

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:56 WIB