Wabup Razuardi Sampaikan Pesan Gubernur Aceh dalam Hardikda

- Admin

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah Aceh (Hardikda) ke-67 di lapangan Kapuspemkab, Senin (7/9) pagi.

Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah Aceh (Hardikda) ke-67 di lapangan Kapuspemkab, Senin (7/9) pagi.

BIREUEN|METRO ACEH – Pemkab Bireuen menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah Aceh (Hardikda) ke-67 yang berjalan lancar dan khidmat dilapangan upacara Kapuspemkab, Senin (7/9) pagi.

Kegiatan tahunan tersebut juga turut diikuti forkopimda, ratusan pegawai, bapak dan ibu guru serta siswa-siswi SD, SMP, SMA dan mahasiswa.

Wakil Bupati Kabupaten Bireuen, Ir H Razuardi, MT mengatakan bawa Hardikda bukan sekadar peringatan tahunan. Momentum ini hendaknya menjadi ruang bagi kita untuk melihat kembali perjalanan pendidikan Aceh.

Kata Gubernur, masa depan Aceh sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan hari ini. Karena itu, pendidikan harus membentuk generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, berakhlak, kreatif, mandiri, dan adaptif terhadap perubahan.

Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah saja tetapi juga bersama guru, orang tua, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh unsur pendidikan perlu berjalan dalam arah yang sama, agar setiap anak Aceh memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara baik.

Kata Gubernur hal perlu kita pastikan adalah kesempatan, pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas guru, dan lingkungan pendidikan yang mendukung.

Kepada anak-anak Aceh yang telah mengharumkan nama sekolah dan daerah, teruslah belajar dan berprestasi. Setiap anak memiliki kesempatan untuk menjadi yang terbaik.

Pengalaman menghadapi berbagai bencana mengajarkan pendidikan juga harus membangun ketangguhan dan kesiapsiagaan. Oleh karena itu, pendidikan kebencanaan perlu jadi bagian dari budaya sekolah, dengan langkah darurat yang jelas untuk melindungi peserta didik, sebutnya.

Di sisi lain, bencana telah berdampak pada 93 SMK dan 344 SMA. Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mempercepat revitalisasi, rehabilitasi, dan pemulihan sarana pendidikan.

“Kita berharap seluruh upaya tersebut dapat segera menghadirkan kembali ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak kita,” ujarnya. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan
Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah
Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana
Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir
PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat
BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana
DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau
196 Santri Terima Beasiswa dalam Peringatan Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Berita Terbaru

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr H Amiruddin Idris, SE.,MSi bersama anak yatim, di halaman kampus UNIKI Bireuen, Sabtu (24/10) pagi

PENDIDIKAN

Gelar Maulid, UNIKI Santuni Anak Yatim

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:27 WIB