BIREUEN|METRO ACEH – Guna membantu petani tambak untuk dapat memulai usaha budidaya pasca bencana. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menyalurkan bantuan 2 juta benur udang vaname kepada 52 warga di Gampong Ule Ceu, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.
Penebaran benur udang ke dalam tambak rusak ringan dan sedang akibat tertimbun lumpur banjir bandang dan telah selesai diperbaiki mandiri atau pribadi oleh pemiliknya itu, dilakukan simbolis oleh Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST, Selasa (1/9) pagi.
Turut didampingi Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Bireuen, Ir M Fajar, MM, serta Penyuluh Perikanan, Fandi Sulasa dan Keuchik Ule Cee Azwani.
Kadis DPKP Bireuen, Ir M Jafar, MM didampingi Fandi Sulasa kepada Metro Aceh dilokasi menjelaskan, luas tambak Gampong Ule Cee total 82 hektare lebih, akibat bencana banjir akhir November 2025.
Tambak masyarakat kondisinya ada yang rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat. “Untuk
tambak rusak berat telah masuk ke dalam Detail Engineering Design (DED) akan diselesaikan penanganan oleh pemerintah,” sebutnya.
Dikatakan juga saat ini ada 56,2 hektare tambak udang/ikan yang telah diperbaiki secara mandiri atau pribadi pemiliknya dan 26 hektare lebih sisanya membutuhkan perhatian dari pemerintah.
Bagi petambak yang sudah memperbaiki tambaknya hari ini diberikan bantuan benur udang vaname dengan jumlah yang bervariasi seusai luas tambak dengan acuan 35 ribu benur per-hektare.
Kadis DPKP dan Fandi Sulasa mengatakan untuk areal tambak luasnya 2.000 meter diberikan tujuh ribu benur, luasnya tiga hektare 105 ribu benur. Selain itu nanti juga diberikan bantuan pakan udang, jelasnya.
Diharapkan dengan adanya bantuan benur udang ini dapat memberikan dukungan dan juga motivasi bagi petani tambak untuk dapat memulai kembali kegiatan perikanan budidaya serta peningkatan produktivitas, pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST kepada Metro Aceh dilokasi mengatakan hari ini pemerintah menyalurkan bantuan 2 juta benur udang vaname untuk 56,2 hektare tambak masyarakat di Gampong Ule Cee yang tambak sebelumnya rusak sudah siap diperbaiki secara mandiri atau pribadi.
Bupati juga mengharapkan kepada pemerintah agar areal tambak rusak lainnya belum mampu ditangani sendiri oleh pemilik, agar dapat dibantu penanganannya sehingga bisa berfungsi atau produktif lagi.
Bantuan benur udang ini juga nanti berlanjut kepada petani tambak lainnya dan diharapkan dengan adanya bantuan ini dapat membantu masyarakat memulai usaha kembali dan meningkatkan perekonomian, pungkasnya. (Rahmat Hidayat)






