BIREUEN|METRO ACEH – Kegiatan awal untuk memulai mengikuti kegiatan perkuliahan. Ratusan mahasiswa baru Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah Peusangan, Kabupaten Bireuen.
Mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Aula Tgk Chik Abdurrahman, kampus setempat, Senin 31 Agustus s.d Rabu 2 September 2026.
Humas UIA Peusangan, Aulia Fitri kepada wartawan menjelaskan kegiatan tersebut diawali dengan penyematan secara simbolis baju almamater, pembacaan ikrar dan pakta integritas bersama BEM UIA, pemaparan budaya akademik kampus.
Kemudian penyampaian materi mahasiswa sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas oleh Satlantas Polres Bireuen, dan dari BNNK Bireuen terkait bahaya Napza, dilanjut materi terkait dengan kedisiplinan dan kepemimpinan dari Polres Bireuen.
Kegiatan lainnya pengenalan sistem informasi akademik, pengenalan dan sosialisasi program studi, sosialisasi bantuan pendidikan dan kemahasiswaan.
Pengenalan BEM UIA dan berbagai kegiatan lainya yaitu Halaqah Qiraatul Quran dan game/outbound dan penutupan PBAK dan pembagian hadiah hiburan, jelasnya.
Rektor UIA Paya Lipah Peusangan, Dr Nazaruddin MA dalam sambutan pembukaan antara lain menegaskan bahwa pentingnya transisi peran dari siswa kini menjadi mahasiswa.
Mahasiswa baru diharapkan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler sebagai upaya mengasah kepekaan sosial serta pengembangan soft skills melalui organisasi kemahasiswaan.
“Segala impian dan capaian kita mulai di sini. Saya berharap jadilah mahasiswa aktif dan cerdas yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujar Nazaruddin dalam kegiatan dihadiri jajaran rektorat, dekanat, serta sivitas akademika UIA.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan Rusyidi Mukhtar, S.Sos dalam pembukaan PBAK antara lain menggarisbawahi urgensi pembentukan karakter dan daya
kritis mahasiswa di tengah arus disrupsi teknologi.
Mahasiswa diingatkan untuk memanfaatkan kemajuan era digital secara konstruktif demi memperluas khazanah keilmuan, bukan sebaliknya.
Sebagai perguruan tinggi berbasis wakaf dan berada di bawah naungan Yayasan Almuslim Peusangan, UIA mengintegrasikan sains dan ilmu keagamaan dalam kurikulumnya.
Melalui orientasi akademik ini, lembaga menargetkan lahirnya sumber daya manusia yang berintegritas moral, adaptif terhadap perkembangan zaman,
serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, harapnya. (Rahmat Hidayat)






