BIREUEN|IMETRO ACEH-tiga hari berturut-turut musibah kebakaran menimpa warga di tiga desa dalam tiga kecamatan Kabupaten Bireuen. Setelah di Juli Pase dan Pulo Kiton, Senin-Selasa kali ini dua rumah berkontruksi semi permanen terbakar lagi, diduga akibat korslet listrik di Dusun Kota, Gampong Keude Matang Geulumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Rabu (20/5) pukul 09.30 WIB.
Tidak ada korban dalam peristiwa yang mengakibatkan satu rumah ludes terbakar dan satu rumah dapat cepat diselamatkan petugas pemadam turut dibantu Camat Peusangan Alfian S.Sos dan anggota Koramil dan Polsek serta warga sekitarnya.
Guna membantu penanganan rumah terbakar dan uap panas apinya turut membakar kanopi dan atap lantai dua toko Aneka Grosir Pecah Belah disamping barat lokasi milik Suryadi (42) Gampong Meunasah Nibong, Kecamatan Peusangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiga mobil pemadam Pos Induk Kota Bireuen dan satu unit pemadam Pos Pembantu Kecamatan Juli dikerahkan ke lokasi sehingga petugas dibantu warga dapat cepat memadamkan api sehingga tidak sampai merambat kerumah dan juga bangunan toko lain berada disekitarnya.
Keterangan yang dihimpun Metro Aceh dilokasi, rumah semi permanen juga menjadi tempat memasak pedagang nasi bebek kondisinya ludes terbakar itu milik Tgk Hamli (41) alamat Gampong Cot Aneuk Bate, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, pada saat kejadian tidak berada ditempat.
Dalam rumah itu yang ada seorang pekerja bernama Sabri (31) juga warga Gampong Cot Aneuk Bate, saat itu dia sedang tidur. “Saya tadi lagi tidur dan terkejut mendengar ada suara orang teriak kebakaran, kebakaran,” ujarnya.
Spontan Sabri terbangun dan melihat sudah ada kobaran api sudah besar diruang tamu rumah itu. Lalu dia pergi lari keluar menyelamatkan diri, kisahnya seraya mengatakan diduga sumber api akibat korslet listrik.
Sebab saat itu tidak ada sumber api lain karena hanya dia dirumah dan aktivitas memasak kuah bebek untuk jualan di Simpang Empat Matang Geulumpang Dua, nanti pukul 12.00 WIB baru dimulai, ungkapnya.
Akibat kebakaran itu, kobaran api juga menyambar rumah kontrakan yang ditempati Hermansyah (42) karyawan swasta di Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan ditempati bersama istri Ummul Humaira (35) dengan tiga anaknya yaitu Nahri Sahira (18), Muhammad Sahzan (7) dan Muhammad Syariq Khairan (4), ujarnya.
Dikisahkan juga rumah disebelah terbakar, Hermansyah bersama istri dibantu warga langsung keluarkan barang yang bisa diselamatkan. Akibat sambaran api, kondisi dinding dan juga atap samping rumahnya terbakar, jelasnya kepada Metro Aceh dilokasi.
Suryadi (42) pemilik toko Aneka Grosir Pecah Belah kepada Metro Aceh juga mengatakan berkat cepatnya bantuan warga dan pemadam, sambaran api yang mengenai kanopi dan kayu atap belakang tokonya dapat dipadamkan tidak sampai mengenai bagian lain, ujarnya. (Rahmat Hidayat).
.






