BIREUEN|METRO ACEH-Insiden kebakaran kembali terjadi di Bireuen, setelah dua unit rumah warga Gampong Pase, Kecamatan Juli, Senin (18/5) pukul 23.40 WIB. Dua rumah di Dusun Damai, Gampong Pulokiton, Kecamatan Kota Juang kembali terbakar, selasa (20/5) pukul 16.30 WIB.
Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran dua rumah permanen di Gampong Baro itu. Guna membantu pemadaman kobaran api, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengerahkan enam mobil pemadam kebakaran kelokasi.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, Ir Marwan, ST MT ditanyai Metro Aceh terkait kronologis kejadian tersebut menjelaskan, rumah terbakar itu milik
Darwis Usman (69) ditempati bersama istrinya Ratna Juwita (65) dan lima cucunya yaitu Namirra Putri Jasmin (11), Adefa Zakia (8), Azztakkiya (5), Ziad (5) dan Zaran (3), rincinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan satu rumah almarhum Harson (72) yang ditempati istrinya Riati (54) dan ada Kepala Keluarga (KK) gantung tinggal dirumah itu yaitu Risnawati (35) memiliki tanggungan dua anak yaitu Muhammad Ghufran (13) dan Muhammad Syahrul (10).
Kemudian juga Prayoga Pangestu (35) memiliki tanggungan empat orang yaitu Ernita (30), Aira Putri Pangestu (8), Ahmad Dika Pangestu (5), dan
Ahmad Dicky Pangestu (5), jelasnya.
Terkait kronologis kejadian, kata Kalaksa BPBD. Keterangan dari Darwis Usman sumber api membakar rumahnya diduga berasal dari korslet listrik dibagian dapur.
Lalu kobaran api dengan cepat membesar sehingga mengenai satu rumah almarhum Harson di belakang rumah Darwis. Akibat kejadian itu kerugian ditaksir Rp250.000.000, terangnya.
Kalaksa juga menambahkan untuk menanggulangi kebakaran oleh Tim pemadam mengerahkan empat unit armada pemadam dari Pos Induk Kota Bireuen, satu unit dari Pos Pembantu Kecamatan Kutablang, dan satu unit pemadam Pos Pembantu Kecamatan Juli, juga Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, sebutnya.
Keuchik Pulokiton, M Dahlan AF (58) kepada Metro Aceh juga mengatakan bahwa saat mengetahui rumah Darwis terbakar upaya pertama dilakukan warga meminta bantuan pemadam, dan turut membantu melakukan dalam penanganan kebakaran.
Berdasarkan keterangan korban pemilik rumah sumber api diduga akibat korslet listrik dibagian dapur, untuk penanganan selanjutnya pasca kejadian dari Pemerintah Gampong juga akan menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban, ungkapnya.
Sementara itu, Darwis Usman sehari-harinya berjualan pakan ayam, dan unggas, di Jalan Jati Pasar Lama Kota Bireuen kepada Metro Aceh di lokasi mengatakan, sebelum kejadian dirumah ada istri dan lima cucunya.
Darwis sempat pulang kerumah untuk menunaikan salat Ashar, saat itu kondisi rumah biasa saja tidak ada kejadian apa-apa, lalu dia langsung pergi kembali ke toko untuk berjualan. Tiba-tiba mendapat kabar dari anak bahwa rumah terbakar.
“Saya baru sampai ke toko tadi lalu diberitahukan oleh Sinta anak saya bahwa rumah kami terbakar. Saya langsung pulang dan melihat kobaran api dari arah dapur diduga akibat korslet listrik,” terang Darwis yang didampingi warga. (Rahmat Hidayat)






