BIREUEN|METRO ACEH-Jembatan Bailey Krueng Tingkeum Kutablang, kembali rusak akibat diterobos truk angkutan diatas beban 30 ton. Dampaknya, jalur lintas Medan-Banda Aceh kembali ditutup mulai malam ini, Kamis hingg Jum’at (12-13/3) malam, untuk dilakukan perbaikan lantai jembatan.
Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin kepada Metro Aceh ditemui dilokasi, Kamis (12/3) pagi menuturkan, intuk mencegah kemacetan selama musim libur lebaran Idul Fitri di ruas lintas Medan-Banda Aceh, akan dilakukan rekayasa lalulintas, baik melintasi jembatan Kutablang maupun jembatan Awe Geutah.
Kenderaan arah timur atau dari Medan, harus melintas jembatan Awe Geutah dan barat atau arah Banda Aceh tetap melewati jalan nasional melalui jembatan Kutablang. Dia menyampaikan, kenderaan angkutan barang yang melintas di jembatan bailey Kutablang masih ada muatan berlebihan, meski beban maksimal 30 ton tapi ada truk mengangkut 31 sampai 35 ton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengharapkan para pengusaha dan supir mobil angkutan barang atau logistik, tetap tertib dan disiplin demi kepentingan kita bersama, agar jembatan sementara ini tidak rusak, tolong patuhi beban muatan yang diangkut melintasi jembatan bailey Kutablang,” ujar Fachruddin.
Dia mengaku, mulai malam ini pukul 21.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, jembatan itu kembali ditutup karena proses maintenance, terutama perbaikan plat lantai yang lepas dan mengencangkan lagi baut-baut kendur, agar akses transportasi publik sebelum hingga sesudah lebaran bisa dipergunakan dengan baik.
Fachruddin mengimbau masyarakat, untuk bersama menjaga jembatan tetap utuh dan dapat dilalui bersama, karena jika rusak tiba-tiba atau lantai jembatan patah, sudah tidak ada petugas yang memperbaiki karena libur.. (Rahmat Hidayat).






