BIREUEN|METRO ACEH – Pihak berwenang diharapkan agar memperbaiki kerusakan badan jalan di Km 22 jalan nasional Bireuen-Takengon, di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli,
telah menghambat kelancaran akses jalan menuju daratan tinggi gayo karena licin sulit dilalui setiap diguyur hujan.
Amatan dan keterangan yang diperoleh Metro Aceh dilokasi akibat badan jalan ditanjakan licin dan berlumpur, sejumlah truk barang membawa berbagai kebutuhan dan truk tangki BBM ke Bener Meriah dan Takengon tidak bisa melintas sejak, Rabu (16/9) malam.
Akibatnya sampai Kamis (17/9) pagi sejumlah truk barang dan truk tangki BBM berisi muatan sangat dibutuhkan masyarakat itu harus antri di lokasi karena sangat beresiko jika dipaksa melintas jalan licin tersebut.
Syarwadi (42) warga Simpang Mamplam selaku supir truk membawa muatan sawit tujuan ke pabrik di Km 32 Juli didampingi sejumlah rekannya kepada Metro Aceh dilokasi mengatakan.
Badan jalan itu rusak akibat banjir terjadi Akhir November 2025 lalu. Setiap hujan kondisi badan jalan bertanjakan itu licin sulit dilalui kenderaan barang, ujar supir terjebak macet Kamis (17/9) pagi.
Ia dan para supir mengharapkan kepada pihak berwenang dapat segera memperbaiki jalan ini karena setiap hujan sulit kami lalui. “Kami harap jalan segara diperbaiki minimal ditimbun pakai base dulu dan dipadatkan agar mudah dilalui kenderaan,” harapnya.
Harapan senada juga dikatakan supir truk tangki muatan BBM yaitu Randi (35) warga Lhokseumawe dan sejumlah rekannya ditemui dilokasi. Kami sudah tidka bisa lewat sejak Rabu (16/9) magrib karena jalan samgat licin.
Beberapa truk tangki BBM yang terjebak disini membawa BBM jenis solar, pertalit, pertama tujuan ke Bener Meriah dan Takengon. “Kami harap jalan rusak ini segera ditangani,” ujarnya.
Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,S.Psi.,MIK melalui Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution, kepada Metro Aceh menyampaikan, saat menerima informasi terjadi kemacetan itu, sejumlah personel Satlantas diturunkan ke lokasi untuk mengatur kelancaran lalulintas.
Setelah kerusakan badan jalan itu dilakukan penanganan oleh pihak berwenang, kondisi jalan licin dampak hujan deras itu sudah lancar dilalui kembali berbagai jenis kenderaan dari arah Bireuen dan Takengon.
“Saat ini situasi di Km 22 sudah aman tidak macet lagi dan lagi dilakukan perbaikan,” jelas Kasatlantas. (Rahmat Hidayat)






