BIREUEN|METRO ACEH – Satu keluarga warga di Gampong Buket Dalam, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, tidak lagi punya tempat tinggal karena bangunan rumah dan seluruh isinya habis terbakar, Rabu (16/9) siang pukul 12.23 WIB.
Perkara kebakaran rumah yang diduga sengaja dibakar oleh anak korban bernama Zulmi (24) itu, sudah ditangani Polsek Gandapura, dan pelakunya telah diamankan di Polsek guna pemeriksaan lebih lanjut.
Amatan Metro Aceh, sesaat usai menerima informasi rumah terbakar, satu mobil pemadam kebakaran Pos Pembantu Kutablang, satu unit pemadam Pos Pembantu Kecamatan Juli, dua pemadam Pos Induk Kota Bireuen dikerahkan ke lokasi, dan petugas PLN Gandapura untuk memutus arus listrik.
Sekitar 30 menit penanganan kobaran api dapat dipadamkan petugas. Setelah melakukan pendinginan lokasi, petugas Damkar kembali ke posko masing-masing.
Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,S.Psi.,MIK melalui Kapolsek Gandapura Iptu Jusman yang dikonfirmasi Metro Aceh dilokasi kejadian mengatakan, sesaat mendapat informasi dari warga, bersama anggota langsung bergerak cepat kelokasi.
Sampai sini kami mendapati keterangan bahwa kebakaran tersebut diduga ada indikasi kesengajaan oleh salah satu anak korban.
Pelaku sudah kami amankan dibantu anggota Pos Ramil Kutablang dan masyarakat setempat untuk diamankan ke Polsek Gandapura dan dimintai keterangan lebih lanjut, jelasnya.
Kemudian, Kapolsek langsung meminta bantuan pemadam untuk dapat memadamkan api. Selanjutnya kami akan minta keterangan saksi, keterangan korban juga tadi sebagian tadi sudah kami interogasi, jelas Iptu Jusman.
Pemilik rumah Zakaria (45) yang ditanyai Metro Aceh dilokasi mengatakan, sebelum kejadian anaknya itu meminta duit Rp 200 ribu karena kondisi dirinya lagi sakit jadi tidak ada uang, singkat cerita rumah dibakar anaknya yang selama ini sudah meresahkannya.
Keuchik Buket Dalam Rahmat (36) yang ditanyai Metro Aceh dilokasi juga membenarkan bahwasanya anaknya Zu itu meresahkan orang tuanya dan telah diberitahukan secara lisan kepadanya karena persoalan keluarga disarankan dilaporkan kepihak berwajib, sebutnya.
Kata Keuchik, korban Zakaria memiliki tanggungan lima orang yaitu istrinya Mursyidah (42), dan empat anaknya yaitu Zulmi (24), M Wali (21), sikembar Hendra (15) dan Hendri (15), dan Syifa Zahira (7), rincinya. (Rahmat Hidayat)






