Rombak Kabinet Jilid Dua Aneh, Kadiskes Jadi Staf Ahli Ekonomi

- Administrator

Selasa, 18 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI|METROACEH-Bupati Pidie Roni Ahmad alias Abusyik kembali merombak kabinet jilid dua, sejak menjabat sebagai kepala pemerintahan daerah selama setahun lebih. Prosesi pelantikan 11 pejabat eselon II itu berlangsung Selasa (18/9) di oproom setdakab setempat.

Pantauan Metro Aceh, yang sedikit aneh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie dr Fajriman, dicopot dari jabatannya dan dimutasi ke jabatan baru sebagai staf ahli Bagian Ekonomi dan kini jabatan Kadis Kesehatan mengalami kekosongan. Padahal, dilihat dari ‎profesi dia sebagai dokter namun anehnya diangkat menjadi staf ahli bidang ekonomi, sehingga dinilai tidak sesuai dengan profesi atau kompetensinya.

Sedangkan Kepala Bappeda M Adam dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemukiman, Kadis Pendidikan Murthalamuddin di kembalikan ke jabatan fungsional sebagai guru dan digantikan oleh Idhami yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi, sedangkan Ainol Mardhiah sebagai Kepala Dinas Perikanan dimutasi sebagai Kepala Badan Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Perempuan, (BKSPP) sedangkan Dinas Pertanian diisi Ir Syarkawi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya Asisten Pemerintahan Yusri Malik mengajukan pensiun dan digantikan Bahrul Walidin yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli bupati. Kemudian, Apriadi sebelumnya sebagai Kepala BPBD kini dimutasi jadi Kepala Dinas Pariwisata,Pemuda,Olah Raga dan Budaya, menggantikan Arifin yang mengajukan masa pensiun.

Sedangkan BPBD masih kosong, Samsul Azhar sebelumnya menjabat sebagai Kadis Penanaman Modal, Perizinan Terpadu, ditarik sebagai staf ahli bupati. Kadis Perpustakaan dan Arsip Bukhari ditempatkan sebagai pelaksana pada dinas pendidikan, tetapi dia mengundurkan diri.

Bupati Pidie Roni Ahmad dalam sambutannya mengatakan, mutasi itu hal yang wajar untuk peningkatan kinerja pejabat dan juga untuk peningkatan kapasitas dalam lingkungan Pemkab Pidie. Kemudian juga untuk meningkatkan pelayanan publik serta lainnya, dia meminta para pejabat yang baru dilantik agar mampu meningkatkan kinerja pemerintahan, dalam melayani masyarakat, sehingga tidak ada proses pelayanan yang mengalami kendala.

“Untuk meningkatkan kinerja pemerintah, mutasi merupakan salah satu jalan yang terbaik, sehingga semua kegiatan dapat berjalan secara optimal. Bagi para pejabat yang baru dimutasi, saya minta melaksanakan tugas sebaik mungkin dan mampu memberi pelayanan prima untuk kepentingan masyarakat,” sebut Abusyik. (MA 13)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

445 Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Gampong, Ini Pesan Bupati Mukhlis
Wabup Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharam 1448 H Momentum Bermuhasabah
Petani Harap Perbaikan Bendung Irigasi PP Jebol di Terjang Banjir Segera Rampung
Ketua TP PKK Apresiasi Lomba SKJ Digelar UNIKI
Bupati Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik
Bantu Pasien Butuh Transfusi, PMI Bireuen Gelar Donor Darah di Kantor Bupati
Pembangunan Jembatan Pante Lhong Sudah 36 Persen
Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 Sukses, 4 Jam Transaksi Capai Rp 73 Juta

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:59 WIB

445 Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Gampong, Ini Pesan Bupati Mukhlis

Senin, 15 Juni 2026 - 18:57 WIB

Wabup Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharam 1448 H Momentum Bermuhasabah

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:21 WIB

Petani Harap Perbaikan Bendung Irigasi PP Jebol di Terjang Banjir Segera Rampung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:03 WIB

Ketua TP PKK Apresiasi Lomba SKJ Digelar UNIKI

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:58 WIB

Bantu Pasien Butuh Transfusi, PMI Bireuen Gelar Donor Darah di Kantor Bupati

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bawaslu Terima Kunjungan Mahasiswa UIA

Senin, 15 Jun 2026 - 18:19 WIB

NANGGROE

Ketua TP PKK Apresiasi Lomba SKJ Digelar UNIKI

Sabtu, 13 Jun 2026 - 17:03 WIB