BIREUEN|METRO ACEH-Sebagai dukungan nyata pelaksanaan tugas syiar Islam bagi Imum Mukim, Bilal dan Muazin di 190 mesjid besar kecamatan dan kemukiman, tahun 2026 ini dinaikkan 100 persen lebih dari alokasi awal pada tahun 2025 Rp 2.546.000.000 kini jadi Rp 4.674.000.000 atau bertambah Rp 2.128.000.000.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Munawar Munawar Ibrahim SKM MKes kepada Metro Aceh, Jumat (22/5) pagi terkait honorarium dimaksud dan segera dicairkan ke rekening penerima jelang hari raya Idul Adha 1447 H.
“Kenaikan honorarium ini merupakan wujud dukungan dari Pemkab Bireuen kepada Imum Syiek dan perangkat sehingga diharapkan pelaksanaan syiar islam di masjid terus dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan sesuai Surat Keputusan Bupati Bireuen Nomor: 400.8/56/tahun 2025 tentang penetapan besaran Honorarium bagi Imum Syiek, Bilal dan Muazin masjid besar kecamatan dan masjid kemukiman dalam Kabupaten Bireuen tahun anggaran 2025 yaitu.
Honorarium Imum Syiek sebesar Rp 500.000 per-bulan, Bilal Rp 350.000 per-bulan, Muazin Rp 300.000 per bulan, sebutnya seraya mengatakan alokasi anggaran untuk Imum Syiek total Rp 1.140.000.000, Bilal Rp 758.000.000, Muazin Rp 648.000.000 dengan total Rp 2.546.000.000.
Kata Munawar untuk tahun ini sesuai Surat Keputusan Bupati Bireuen Nomor : 400.8/133/tahun 2026 bahwa honorarium Imum Syiek naik menjadi Rp 900.000 per bulan, Bilal Rp 600.000 per-bulan dan Muazin Rp 550.000 per-bulan.
Alokasi anggaran untuk honorarium Imum Syiek Rp 2.052.000.000, Bilal Rp 1.368.000.000, Muazin sebesar Rp 1.254.000.000 dengan total alokasi anggaran Rp 4.674.000.000, rinci Kadis Syariat Islam.
Pelaksanaan MTQ dari Kemukiman
Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Munawar, SKM MKes juga mengatakan untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 38 tahun 2026 tingkat kecamatan akan dipercepat antara akhir Juni atau awal Juli 2026 dan nanti akan digelar rapat bersama membahasnya.
“Rencana pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan kita percepat dan untuk penjaringan peserta kami harapkan agar MTQ digelar mulai dari tingkat kemukiman, kecamatan, kabupaten untuk persiapan MTQ Provinsi Aceh tahun 2027 di Blang Pidie,” jelasnya.
Tentunya untuk kelancaran kegiatan dan pembinaan peserta diharapkan dukungan anggaran memadai dari Pemkab Bireuen. “Pada MTQ Provinsi Aceh sebelumnya peringkat sembilan, di MTQ Blang Pidie nanti target kita bisa memperbaiki peringkat masuk lima besar,” harap Munawar. (Rahmat Hidayat).






