BIREUEN|METRO ACEH-Akibat tak mampu menahan beban berlebihan, jembatan Bailey Kutablang kembali mengalami kerusakan dan harus diperbaiki lagi. Dampaknya, arus lalulintas Medan-Banda Aceh dialihkan via jembatan Awe Geutah mulai siang-sore ini, Jum’at (10/4).
Informasi yang diperoleh Metro Aceh dari sumber resmi menyebutkan, lantai jembatan bailey patah setelah dilindas truk bermuatan lebih 30 ton, sehingga harus diperbaiki agar dapat dilintasi kendaraan. Estimasi proses maintenance diperkirakan sekitar tiga jam, mulai pukul 14.00 WIB-pukul 15.00 WIB.
“Hari ini jembatan bailey Krueng Tingkeum Kutablang kita tutup, ada maintenace atau perbaikan kerusakan lantai di bagian tengah jembatan,” ujar Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin kepada Metro Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Disampaikan juga bahwa penyebab patahnya besi lantai itu dikarenakan ada truk barang melintas melebihi muatan atau tonase ditetapkan 30 ton maksimal. Dia berharap, para pengemudi truk barang atau logistik mau mematuhi aturan telah ditetapkan termasuk truk pertamina bermuatan BBM saat melintas, jembatan agar melintas satu per satu dan jangan beriringan.
Dampak masih ada angkutan barang yang melebihi muatan sehingga pelaksana harus bolak balik menutup akses jalan dijembatan bayle untuk dilakukan perbaikan. Fachruddin mengharapkan kepada pihak berwenang untuk memperketat penimbangan berat truk angkutan dari arah Banda Aceh dan timbangan portabel yang rusak agar segera diperbaiki, mengingat jembatan bailey Kutablang sering maintenace dan berdampak terganggunya kelancaran arus lalulintas di jalan negara ini.
Sementara terkait realisasi pembangunan jembatan baru, dibagian sebelah utara jembatan eksisting Krueng Tingkeum Kutablang saat ini sudah 35 persen dan dapat selesai tepat waktu ditargetkan, sebutnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Aceh, Isnanda juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat menggunakan jembatan Bailey Krueng Tingkeum Kutablang ini supaya dapat menjaga bersama-sama.
Isnanda juga mengharapkan peran serta dan dukungan terutama kepada para pengusaha transportasi supaya bisa saling menjaga, karena ketika jembatan Baeley ini rusak dan kami tutup untuk perbaikan dampaknya dirasakan semua lapisan masyarakat.
“Selama hari raya Idul Fitri truk tidak beroperasi kondisi jembatan Baeley Krueng Tingkeum Kutablang aman saja, setelah lebaran jembatan kembali rusak dan kita harapkan patuhi aturan-aturan yang telah kita tetapkan agar jembatan tidak sering-sering ditutup,” harapnya.
Amatan Metro Aceh dilokasi tepat pukul 11.00 WIB tadi kendaraan besar atau truk barang sudah tak melintas karena kerusakan jembatan tidak bisa dipertahankan lagi untuk dapat segera diperbaiki. Hanya mobil kecil dan sepeda motor dari kedua arah yang boleh melintas sebelum ditutup total pukul 14.00 WIB. (Rahmat Hidayat).






