BIREUEN | METRO ACEH – Guna mengelola sampah rumahan sesuai dengan ketentuan dan jenisnya. Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST melauching Gerakan Pilah Sampah dari Sumber di Gampong Blang Asan, Kecamatan Peusangan, Jumat (10/7) pagi.
Ketua Panitia Tarmizi dalam mengatakan, pengelolaan sampah salah satu isu penting dalam pembangunan daerah. Apabila tidak di kelola dengan baik akan terjadi pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, banjir, menurunkan kualitas hidup masyarakat.
Kami dari PERBANUSA terus mendorong terlaksana kegiatan untuk mensosialisasikan pengelolaan sampah yang baik dan benar, berupa pemilahan sampah dari sumber, sehingga mengurangi jumlah sampah di buang ke TPΑ.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Juga mendukung perkembangan ekonomi sirkular oleh Bank Sampah Induk Juang Lestari serta bank sampah unit di tingkat gampong dan untuk pendukung program Pemkab Bireuen menjaga kebersihan lingkungan.
Program pengelolaan sampah di Blang Asan telah kami mulai dari tahun 2020, melibatkan 30 rumah dan saat ini bertambah menjadi 100 rumah masyarakat, sebutnya.
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dalam sambutan mengatakan melalui pemilahan sampah dari sumbernya, volume sampah diangkut dan dibuang ke TPA bisa berkurang secara signifikan hingga mencapai 754. Dengan demikian, hanya 254 sampah yang benar-benar berupa residu yang akan diteruskan ke TPA.
Kondisi ini menguntungkan daerah baik dari optimalisasi umur pakar TPA, meringankan beban kerja Pemda dan potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Lebih dari itu, gerakan ini diharapkan mampu menekan anggaran pelayanan persampahan setiap tahunnya Rp 6 hingga Rp 7 miliar.
Pemkab Bireuen juga akan membenahi tata kelola persampahan melibatkan pemerintah kecamatan dan gampong secara aktif dengan harapan PAD dari sektor sampah dapat direncanakan dengan matang, terukur, profesional, serta transparan.
Bupati menginstruksikan Kepala DLHK Bireuen segera menyusun dan menerbitkan Surat Edaran tentang Gerakan Pilah Sampah dari Sumber akan ditujukan kepada seluruh kepala dinas, badan, kantor, BUMN/BUMD, dunia usaha, camat, para keuchik di Kabupaten Bireuen,” tegasnya.
“Saya mengajak seluruh kepala SKPK, camat, keuchik, jajaran teknis, sektor swasta untuk bahu membahu mendukung gerakan ini demi mewujudkan Bireuen Bebas Sampah,” sebut Bupati pada acara turut dihadiri Forkopimda dan unsur terkait (Rahmat Hidayat)






