BIREUEN|METRO ACEH-Hujan deras yang mengguyur sebagian kawasan di Kabupaten Bireuen, Minggu (1/3) malam, menyebabkan beberapa gampong dalam Kecamatan Peusangan tergenang air bercampur lumpur.
Seperti kejadian di Gampong Alue Udeung, meski berada di kawasan ketinggian tetapi daerah ini yang menimbulkan luapan air dari alur sungai. Bahkan, lumpur setinggi 40 cm juga ikut menggenangi rumah-rumah serta badan jalan, akibat saluran telah dangkal pasca bencana hidrometeorologi akhir November lalu.
Tingginya intensitas curah hujan, membuat alur sungai yang sudah dangkal tak mampu untuk menampung air melimpah sehingga meluap ke pemukiman setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Deka (37) warga Dusun Alue Nie, kepada awak media ini mengatakan banjir luapan itu, selain merendam jalan juga masuk rumahnya dengan ketinggian air 40 cm, juga ke rumah Azwani (53) sekitar 20 cm, jelasnya.
“Banjir terjadi karena hujan deras selama dua jam, sekarang air sudah surut dan yang cukup ngeri banyak lumpur di jalan apalagi di depan meunasah,” jelas Deka via WhatsApp kepada Metro Aceh, Senin (2/3) dinihari.
Harapan masyarakat, Pemkab Bireuen segera turun tangan untuk membantu alat berat, guna menormalisasi alur sungai yang sudah sangat dangkal karena bencana hydro metereologi November 2025 lalu, ungkap Deka. (Rahmat Hidayat).






