BIREUEN|METRO ACEH-Memasuki musim libur lebaran Idul Fitri 1447 H, Kondisi lalulintas di ruas jalan negara dalam wilayah Kabupaten Bireuen, meski terpantau ramai tapi tetap lancar berkat rekayasa jalur yang melintas jembatan Kutablang.
Berbagai upaya terus dilakukan petugas, untuk mencegah lonjakan antrian kendaraan di jembatan bailey Krueng Tingkeum, dengan menjaga ketat arus lalulintas serta meminta para pengendara dari arah timur (Medan), agar melewati akses jalan melalui jembatan Alue Geutah.
Kesigapan petugas yang mengatur traffic lalulintas ini, mendapat apresiasi dari para pengendara karena kepadatan kendaraan, tidak menimbulkan kemacetan di kawasan rawan macet ini. Seperti penuturan Bawi, salah seorang supir truk tiga sumbu yang lagi antri di jembatan eksisting Krueng Tingkeum Kutablang, saat ditemui Metro Aceh. Dia berharap, pihak berwenang tetap fokus dan serius menertibkan kenderaan dari Medan ke Banda Aceh seperti dengan ketentuan maksimal 10 ton lewat jembatan Awe Geutah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sehingga kenderaan dari arah Banda Aceh tetap melalui rute jalan nasional tersebut tidak terjebak antrian panjang menunggu selesai kenderaan dari arah timur (Medan) melewati jembatan Baeley Krueng Tingkeum Kutablang ini karena disusupi kenderaan kecil, kecuali sepeda motor, ujarnya di dalam kabin truk.
Amatan awak media ini dilokasi, Rabu (18/3) pagi terlihat diantara barisan antrian di arah timur jembatan terlihat ada mobil bus dan truk tiga sumbu, truk colt diesel, kenderaan roda empat berbagai jenis yang akan melewati jembatan Baeley Krueng Tingkeum Kutablang.
Mencegah antrian panjang petugas kepolisian yang lagi bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) Ketupat Seulawah Polres Bireuen ditepi jalan Medan-Banda Aceh, di Gampong Tingkeum Mayang, Kecamatan Kutablang
Langsung mengalihkan berbagai jenis kenderaan tonase dibawah beban maksimal 10 ton untuk masuk lorong dari Gampong Kulu Kuta menuju ke arah jembatan Awe Geutah adalah rute pengalihan dari arah Medan ke Banda Aceh. (Rahmat Hidayat)






