Baitul Mal Aceh Mengendapkan Ratusan Juta Zakat Guru Asal Bireuen

- Administrator

Rabu, 8 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MKKS SMA, Hanafiah S.Pd MAP

Ketua MKKS SMA, Hanafiah S.Pd MAP

BIREUEN|METRO ACEH.com-Ratusan juta rupiah dana zakat dari pemotongan gaji para guru SMA/SMK di Kabupaten Bireuen, dilaporkan masih mengendap di Baitul Mal Aceh sejak Januari 2017. Hal itu, diungkap oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK, Selasa (7/6).
Padahal, seharusnya Baitul Mal Aceh harus mengembalikan perolehan zakat itu ke sekolah-sekolah, guna membantu kesejahteraan siswa kurang mampu. Tapi, sampai kini uang tersebut belum disalurkan dan sudah hampir dua tahun ini mengendap di lembaga Pemprov Aceh yang mengelola Zakat, Infak dan Sadaqah itu. 
Ketua MKKS SMA yang juga Kepala SMAN 2 Bireuen, Hanafiah S.Pd MAP 
didampingi Ketua MKKS SMK selaku Kepala SMKN 1 Bireuen, M Yusuf S.Pd serta Kepala SMAN 1 Bireuen, Hamdani S.Pd kepada Metro Aceh menuturkan. Sudah setahun lebih dana zakat hasil pemotongan gaji guru SMA/SMK, belum dikembalikan dari provinsi ke sekolah. Sehingga, tidak dapat disalurkan kepada siswa yang berhak menerima dana zakat itu, untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.
“Sejauh ini, kami belum tahu pasti berapa persen dana yanv dikembalikan ke sekolah di Bireuen. Namun saat dikelola oleh Baitul Mal Bireuen, dikembalikan 70 persen dan 30 persen dikelola pihak Baitul Mal kabupaten,” sebut Hanafiah.
Informasi yang diperoleh Metro Aceh.com menyebutkan, biasanya 70 persen dana yang dikembalikan ke sekolah setiap triwulan berkisar Rp 17 hingga Rp18 juta. Di SMAN 2 Bireuen ada 60 guru gaji dibawah Rp3,8 juta dipotong untuk infaq 1 persen dan gaji diatas Rp3,8 juta dipotong Zakat 2,5 persen.
“Kami mohon dikembalikan 70 persen untuk kesejahteraan siswa,” ungkap kepala Hanafiah. 
Sementara Kepala Sekretariat Baitul Mal Bireuen, Anwar ditanyai wartawan, Selasa (7/8) pagi, terkait dana zakat gaji guru SMA/SMK belum dikembalikan tersebut, mengatakan, perbulan dananya mencapai Rp200 juta.
Dana itu diambil alih ke provinsi sejak Januari 2017, tapi hampir dua tahun tak pernah dikembikan,”Dari hasil rapat dengan pihak Baitul Mal Provinsi Aceh, katanya akan dikirim Agustus 2018, dan dana itu sudah menjadi PAD prosesnya rumit untuk ditarik balik,” jelas Anwar.(MA 08)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pasar Tani Aceh 2026 di Meulaboh Raup Omzet Rp141,9 Juta
BEM UNIKI Gelar Donor Darah dan Peringatan HANI
Dana Rehap Rumah Korban Banjir Cair
Pemkab Siapkan DED Jembatan Ulee Jalan
Kepala BNPB Tinjau Huntap Korban Banjir di Blang Kubu Peudada
Ratusan Pengurus KDMP Dilatih Tata Kelola Manajemen
Bagian Hukum Evaluasi Qanun Pemerintahan Gampong
Muammar Kadafi Terpilih Jadi Presma UIA Periode 2026-2027

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:05 WIB

Pasar Tani Aceh 2026 di Meulaboh Raup Omzet Rp141,9 Juta

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:34 WIB

BEM UNIKI Gelar Donor Darah dan Peringatan HANI

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WIB

Dana Rehap Rumah Korban Banjir Cair

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pemkab Siapkan DED Jembatan Ulee Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:44 WIB

Ratusan Pengurus KDMP Dilatih Tata Kelola Manajemen

Berita Terbaru

NANGGROE

Pasar Tani Aceh 2026 di Meulaboh Raup Omzet Rp141,9 Juta

Rabu, 24 Jun 2026 - 20:05 WIB

Petugas UPD RSUD dr Fauziah Bireuen melayani pendonor darah di kampus UNIKI, Rabu (24/6) pagi.

NANGGROE

BEM UNIKI Gelar Donor Darah dan Peringatan HANI

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:34 WIB

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau Huntap di Gampong Blang Kubu, Kecamatan Peudada, Selasa (23/6) sore.

NANGGROE

Dana Rehap Rumah Korban Banjir Cair

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:33 WIB

NANGGROE

Pemkab Siapkan DED Jembatan Ulee Jalan

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:02 WIB

PENDIDIKAN

Himaif Umuslim Gelar Pelatihan Web Bagi Mahasiswa

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:24 WIB