Kontingen Bener Meriah Marah, Panitia PoraTak Siapkan Makan Siang

- Admin

Senin, 19 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JANTHO|METROACEH-Lemahnya kerja panitia pelaksana Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke XIII di Jantho, Kabupaten Aceh Besar mulai memperlihatkan borok sesaat sebelum perhelatan itu dimulai, Minggu (18/11).

Puluhan kontingen Bener Meriah kecewa dan meluapkan kemarahsn, akibat panpel tidak menyediakan makan siang bagi atlit dan official dari kabupaten itu. Mereka berunjukrasa ke Sekretariat Panitia Pelaksana Pora, di Komplek PKK Jantho sekitar pukul 20.30 wib. Pasalnya, para kontingen ini dibiarkan lapar tanpa suplai makanan.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh di lokasi menyebutkan, aksi demo para atlit dan official Bener Meriah ini, dipicu oleh sikap panitia yang tidak memberikan jatah makan siang, malah hingga malam hari panpel terkesan mengabaikan hal tersebut.

Akibat meluapkan emosi, situasi sempat memanas karena kedua pihak, saling bersitegang. Namun, akhirnya panitia menjawab bahwa nasi sedang dibawa pulang, sehingga suasana mencair.

Tak lama kemudian, Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali memanggil perwakilan pengunjuk rasa dari Bener Meriah. Dia dikabarkan, meminta supaya dicarikan solusi agar masalah ini selesai serta tak lagi diperpanjang. Bahkan, diharapkan isu itu tak lagi berkembang meluas.

Usai diprotes oleh Kontingen Bener Meriah, panitia kembali diserbu delegasi kontingen Pidie dan Kota Langsa, akibat persoalan serupa, yakni makanan yang tidak diberikan sesuai tanggungjawab panitia.

Karena kecewa kontingen Langsa malah mengancam pulang, jika hal ini terulangi lagi. Panitia dari Pemkab Aceh Besar dinilai tidak siap menjadi tuan rumah Pora XIII.

Ketua Kontingen Kota Langsa Muhammad Zulfri saat dihubungi wartawan Metro Aceh mengatakan, pihsknya hanya meminta supaya jadwal makan atlet dijaga, supaya mereka tidak kelaparan. Selain itu, dia mengaku kecewa dengan kondisi pemondokan atlit, karena pendingin ruangan rusak sehingga mereka kepanasan.

“Kami harus membeli kipas angin dengan biaya sendiri. Panitia pelaksana benar-benar tidak siap untuk menyelenggarakan even ini,” sebutnya kesal.

Panpel Pora Aceh ke XIII T Dasya ketika dikonfirmasi Metro Aceh via selulernya, tidak dapat dihubungi. Meski terdengar suara sambungan, namun dia enggan menerima komunikasi. (Amir Sagita)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan
Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah
Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana
Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir
PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat
BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana
DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau
196 Santri Terima Beasiswa dalam Peringatan Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Berita Terbaru

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr H Amiruddin Idris, SE.,MSi bersama anak yatim, di halaman kampus UNIKI Bireuen, Sabtu (24/10) pagi

PENDIDIKAN

Gelar Maulid, UNIKI Santuni Anak Yatim

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:27 WIB