Kementan Bangun 140 H Cetak Sawah Rakyat SR di Lima Kecamatan

- Administrator

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto satelit lokasi lahan Cetak Sawah Rakyat seluas 5.74 hektare (lokasi dilingkari garis putih-red) di Gampong Seuneubok Peuraden berjarak 600 meter dari Luas Baku Sawah (lokasi dilingkari warna hijau stabilo-red). Foto : dok Distanbun Bireuen

Foto satelit lokasi lahan Cetak Sawah Rakyat seluas 5.74 hektare (lokasi dilingkari garis putih-red) di Gampong Seuneubok Peuraden berjarak 600 meter dari Luas Baku Sawah (lokasi dilingkari warna hijau stabilo-red). Foto : dok Distanbun Bireuen

BIREUEN|METRO ACEH – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, tahun 2026 ini, merealisasikan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di lima kecamatan dengan luas 140 hektare.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas lahan pertanian produktif guna memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Lokasi pembangunan meliputi Kecamatan Simpang Mamplam 43,77 h, Kecamatan Pandrah 46,89 h, Kecamatan Juli 5,74 h, Kecamatan Peusangan 9,5 h, Kecamatan Makmur 34,1 h, total keseluruhan 140 hektare.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, kepada Metro Aceh, Selasa (28/7) pagi terkait tersebut.

Dijelaskan bahwa sebelumnya, Dinas Pertanian Bireuen telah mengusulkan pembangunan lebih dari 1.000 hektare lahan sawah rakyat

Namun, setelah dilakukan kajian teknis, sejumlah lokasi belum dapat direalisasikan karena tidak memiliki sumber air yang memadai sebagai penunjang kegiatan pertanian.

Menurut Mulyadi, seluruh lokasi Cetak Sawah Rakyat telah melalui kajian lingkungan dan wajib berada di luar Lahan Baku Sawah (LBS). Sehingga program ini tidak mungkin dilaksanakan di atas sawah yang telah ada sebelumnya.

Apalagi kegiatan CSR melalui tender dilaksanakan di balai LPI Sumatera Utara, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, hanya sebagai tenaga teknis, tidak mungkin akan terjadi korupsi didalamnya, seperti dituding selama ini yang ditujukan pada Distanbun Bireuen.

“Program Cetak Sawah Rakyat yang dilaksanakan pemerintah harus berada di luar Lahan Baku Sawah. Jika tidak, maka lahan itu tidak akan diakui sebagai sawah Karena itu, tidak ada cerita pemerintah mencetak sawah di atas sawah sudah ada,” tegasnya.

Ia menjelaskan saat ini proses verifikasi lokasi dilakukan dengan teknologi pemetaan digital dan citra satelit, sehingga setiap usulan lahan dapat dipastikan keakuratannya. Berbeda dengan masa lalu yang masih menggunakan metode manual, kini seluruh tahapan dilakukan secara digital sehingga potensi kesalahan dapat diminimalkan.

Mulyadi juga menepis berbagai tudingan yang menyebutkan adanya pembangunan CSR di atas lahan sawah yang lama. Apabila hal itu benar terjadi, pemerintah pusat otomatis akan membatalkan program itu karena tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan CSR di Kabupaten Bireuen dilaksanakan sesuai ketentuan dan petunjuk teknis pemerintah. Saat ini pekerjaan baru dimulai dan ditargetkan rampung pada September 2026.

Mulyadi berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap program tersebut serta tidak membangun opini yang dapat menghambat pelaksanaannya.

“Program CSR merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan pertanian. Ketika lahan bertambah, produksi pangan meningkat; ketika produksi meningkat, kesejahteraan petani ikut tumbuh dan ketika petani sejahtera, daerah menjadi lebih kuat dalam menjaga ketahanan pangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program CSR tidak hanya jadi tanggung jawab pemerintah, juga membutuhkan dukungan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh generasi sekarang maupun yang akan datang.

“Sawah bukan sekadar hamparan tanah, melainkan sumber kehidupan. Setiap jengkal lahan yang dibuka untuk pertanian adalah ikhtiar menanam harapan, menjaga ketahanan pangan, mewariskan kesejahteraan bagi generasi mendatang,” pungkas Mulyadi. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sudah 562 Gampong Terima Pencairan Dana Desa Tahap Dua
Bupati Mukhlis Fasilitasi Ambulan Jemput Pekerja Migran Sakit dari Malaysia
Kantor Camat Peusangan Sumbang Darah 55 Kantong ke UPD
SGB Jembatan Baru Kutablang Sore Ini Sampai ke Pilar Tengah
Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan
KONI Bireuen Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan
Pemgab Meunasah Capa Sumbang 23 Kantong Darah
Jumat Berkah Satlantas Bagi Nasi Kotak Buah Ojek dan Tukang Becak

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:05 WIB

Sudah 562 Gampong Terima Pencairan Dana Desa Tahap Dua

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:48 WIB

Bupati Mukhlis Fasilitasi Ambulan Jemput Pekerja Migran Sakit dari Malaysia

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kementan Bangun 140 H Cetak Sawah Rakyat SR di Lima Kecamatan

Senin, 27 Juli 2026 - 17:27 WIB

Kantor Camat Peusangan Sumbang Darah 55 Kantong ke UPD

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan

Berita Terbaru

NANGGROE

Sudah 562 Gampong Terima Pencairan Dana Desa Tahap Dua

Selasa, 28 Jul 2026 - 16:05 WIB

Foto satelit lokasi lahan Cetak Sawah Rakyat seluas 5.74 hektare (lokasi dilingkari garis putih-red) di Gampong Seuneubok Peuraden berjarak 600 meter dari Luas Baku Sawah (lokasi dilingkari warna hijau stabilo-red). Foto : dok Distanbun Bireuen

NANGGROE

Kementan Bangun 140 H Cetak Sawah Rakyat SR di Lima Kecamatan

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:47 WIB

Dosen Prodi MPI Fakultas Tarbiyah UIA Paya Lipah Peusangan, Kabupaten Bireuen, Drs Yusri MA raih penghargaan nasional, di ajang MPI Award 2026 di Universitas Nurul Jadid (UNUJA), Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Jumat (24/7).

PENDIDIKAN

UIA Peusangan Unjuk Gigi di Forum PPMPI XIII di UNUJA

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:46 WIB

Petugas UPD RSUD dr Fauziah lagi melayani pendonor darah dalam Bus UTD di kantor Camat Peusangan, Senin (27/7) pagi.

NANGGROE

Kantor Camat Peusangan Sumbang Darah 55 Kantong ke UPD

Senin, 27 Jul 2026 - 17:27 WIB