BIREUEN|METRO ACEH – Guna mencegah abrasi pantai serta menahan tiupan angin kencang atau badai diwilayah pesisir. Pemkab Bireuen melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menanam 100 bibit pohon Cemara Laut di Objek wisata Pantai Krueng Juli Timu, Kecamatan Kuala, Rabu (8/7) pagi.
Penanam perdana Pohon Cemara Laut oleh Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST diwakili Asisten II Setdakab, Mawardi, S.STP.,MSi serta pejabat terkait dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2026.
Kepala DLHK Bireuen, Zaldi AP.,S.Sos dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah abrasi pantai dan mencegah tiupan angin diwilayah pesisir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Juga menciptakan kawasan hijau yang mendukung ekosistem alam dan pariwisata pantai. Meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kelestarian alam.
Dalam kegiatan itu dirangkai penyerahan 100 bibit pohon Cemara Laut kepada kelompok masyarakat pesisir dan warga, juga aksi bersih pantai dan penanaman pohon ditepi pantai, serta penyuluh singkat mengenai pemilihan sampah organik dan non organik, terang Zaldi.
Keuchik Krueng Juli Timu, Sri Kumar sangat menyambut baik kegiatan tersebut digelar di objek wisata Krueng Juli dan adanya penanaman pohon Cemara Laut.
Keberaaan pohon ini sangat berguna untuk mencegah abrasi pantai dan juga terpaan angin kencang dari laut ke pemukiman penduduk berada ratusan meter dari pantai itu, ujarnya.
Amatan Metro Aceh dalam kegiatan itu penanaman pohon perdana dilakukan Asisten II Setdakab, Mawardi, S.STP.,MSi, Asisten I Mulyadi, SH.,MM, Ketua BKMT Iryani Daud, Kepala Bapedda Dailami, S.Hut.,MLing, Kepala DLHK Zaldi AP.,S.Sos dan unsur terkait lain. (Rahmat Hidayat)






