BIREUEN|METRO ACEH-Usai di Puskesmas Jeumpa, PT Aceh Energy dan BPMA melanjutkan khitan massal anak-anak warga Kabupaten Bireuen yang kurang mampu. Kegiatan itu dibuka Wakil Bupati Ir H Razuardi, MT di Puskesmas Cot Ijue, Kecamatan Peusangan, Selasa (30/6) pagi.
Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT dalam sambutan antara lain mengatakan, hari ini, kita menyaksikan bukti nyata kepedulian sosial perusahaan melalui pelaksanaan khitanan massal di kecamatan wilayah kerja PT Aceh Energy, selama dua hari, yaitu pada tanggal 29 dan 30 Juni 2026.
Lebih istimewa lagi, seluruh pendanaan acara ini didukung penuh PT Aceh Energy melalui program inovasi kedewanan dan kemitraan kita, yaitu program GATA dan SAGOE Bireuen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah contoh kolaborasi luar biasa. Pihak perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional bisnis semata, tetapi juga bergerak aktif menyentuh aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar,” tuturnya.
“Melalui momentum ini, saya berharap sinergi antara Pemda, masyarakat, dan sektor swasta seperti PT Aceh Energy agar dapat terus diperkuat dan berkesinambungan. Program inovasi seperti GATA dan SAGOE terus kita hidupkan dan kembangkan untuk melahirkan program-program kreatif lainnya langsung menyentuh kebutuhan dasar warga,” pungkasnya.
Sebelumnya, Support Manager PT Aceh Energy Muhammad Adam mengatakan, kegiatan khitanan ini sasaran 200 anak digelar dua hari mulai tanggal 29 Juni 2026 di Puskesmas Jeumpa untuk anak Kecamatan Juli, Jeumpa dan Peudada.
Hari kedua Selasa 30 Juni 2026 bagi anak-anak dari Kecamatan Peusangan, Kota Juang, Kuala, Peusangan Selatan, ujarnya.
Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan perhatian terbaik. Selain layanan medis profesional berupa jasa dokter dan obat obatan hingga kontrol ulang. Setiap anak menerima paket perlengkapan berupa tas, kaos, sarung, uang transport, santunan tunai, konsumsi bagi anak dan satu pendamping.
“Kami berharap program ini tidak hanya memberi manfaat kesehatan, juga mempererat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar,” ungkap Muhammad Adam. (Rahmat Hidayat)






