Pasar Tani Aceh 2026 di Meulaboh Raup Omzet Rp141,9 Juta

- Administrator

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 yang digelar di Lapangan Ex Kanca BRI, depan SMP Negeri 1 Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (24/6/2026), sukses menarik antusiasme masyarakat dan membukukan omzet penjualan sebesar Rp141.991.000 dalam waktu sekitar empat jam.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Aceh dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, serta memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sebanyak 40 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, terdiri atas pelaku UMKM Aceh Barat, Perum Bulog, petani sayur dan buah, serta pelaku usaha pangan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beragam komoditas dan produk unggulan ditawarkan, mulai dari sayuran segar, bibit tanaman, pupuk, gas LPG 3 kilogram, hingga aneka produk kuliner dan olahan pangan khas Aceh Barat. Masyarakat juga dapat membeli paket sembako bersubsidi berisi beras 10 kilogram, telur satu papan, gula 2 kilogram, dan minyak goreng 2 kilogram seharga Rp215.000 per paket.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, jajaran perangkat daerah, unsur TNI/Polri, serta perwakilan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Barat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh yang telah memilih Aceh Barat sebagai lokasi pelaksanaan roadshow Pasar Tani tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang diwakili Kepala Bidang Hortikultura, Ir. Chairil Anwar, M.P., mengatakan Pasar Tani merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan inflasi melalui penyediaan komoditas pangan dengan harga lebih murah dibandingkan pasar umum.

“Melalui kegiatan ini, kita membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Komoditas yang dijual ditawarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar,” ujarnya.

Menurut Chairil, Pasar Tani juga bertujuan memperpendek rantai distribusi dengan mempertemukan petani sebagai produsen langsung dengan konsumen.

“Dengan memotong mata rantai pemasaran, konsumen memperoleh harga yang lebih murah, sementara petani mendapatkan harga jual yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh UMKM yang berpartisipasi merupakan pelaku usaha lokal Aceh Barat yang selama ini mendapatkan pembinaan dari pemerintah daerah. Berbagai produk unggulan daerah turut dipasarkan, seperti olahan ikan lome-lome, produk berbasis hasil mangrove, serta aneka produk pangan lokal lainnya.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Aceh Barat, drh. Kamarlisnur, menyebut kehadiran sekitar 40 lapak UMKM menjadi sarana efektif untuk mempromosikan produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis pangan.

Dari sisi transaksi, cabai menjadi komoditas yang paling diminati masyarakat dengan penjualan mencapai 100 kilogram seharga Rp40.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berkisar Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah terjual sebanyak 40 kilogram dengan harga Rp42.000 per kilogram, dibandingkan harga pasar sekitar Rp45.000 per kilogram.

Chairil menegaskan tidak ada pembatasan bagi masyarakat yang ingin berbelanja selama kegiatan berlangsung. Pemerintah hanya meminta pedagang menjual produk dengan harga lebih rendah agar manfaat Pasar Tani dapat dirasakan secara luas.

Melalui Pasar Tani Aceh Roadshow 2026, Pemerintah Aceh berharap kegiatan ini terus menjadi instrumen pengendalian inflasi, memperkuat UMKM lokal, memperluas akses pasar bagi petani, serta menyediakan pangan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BEM UNIKI Gelar Donor Darah dan Peringatan HANI
Dana Rehap Rumah Korban Banjir Cair
Pemkab Siapkan DED Jembatan Ulee Jalan
Kepala BNPB Tinjau Huntap Korban Banjir di Blang Kubu Peudada
Ratusan Pengurus KDMP Dilatih Tata Kelola Manajemen
Bagian Hukum Evaluasi Qanun Pemerintahan Gampong
Muammar Kadafi Terpilih Jadi Presma UIA Periode 2026-2027
Bupati Serahkan Santunan Kematian dan Beasiswa Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:05 WIB

Pasar Tani Aceh 2026 di Meulaboh Raup Omzet Rp141,9 Juta

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:34 WIB

BEM UNIKI Gelar Donor Darah dan Peringatan HANI

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WIB

Dana Rehap Rumah Korban Banjir Cair

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pemkab Siapkan DED Jembatan Ulee Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:44 WIB

Ratusan Pengurus KDMP Dilatih Tata Kelola Manajemen

Berita Terbaru

NANGGROE

Pasar Tani Aceh 2026 di Meulaboh Raup Omzet Rp141,9 Juta

Rabu, 24 Jun 2026 - 20:05 WIB

Petugas UPD RSUD dr Fauziah Bireuen melayani pendonor darah di kampus UNIKI, Rabu (24/6) pagi.

NANGGROE

BEM UNIKI Gelar Donor Darah dan Peringatan HANI

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:34 WIB

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau Huntap di Gampong Blang Kubu, Kecamatan Peudada, Selasa (23/6) sore.

NANGGROE

Dana Rehap Rumah Korban Banjir Cair

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:33 WIB

NANGGROE

Pemkab Siapkan DED Jembatan Ulee Jalan

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:02 WIB

PENDIDIKAN

Himaif Umuslim Gelar Pelatihan Web Bagi Mahasiswa

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:24 WIB