BIREUEN|METRO ACEH-Memenuhi salah satu persyaratan ditetapkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Pemkab Bireuen telah melakukan pembersihan lahan dua lokasi pembangunan Rumah Hunian Tetap (Huntap) Komunal bagi korban banjir bandang berada di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, mulai hari ini, Sabtu (23/5) pagi.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bireuen, Ir Fadli, ST MSM kepada Metro Aceh, Sabtu berkaitan kegiatan land clearing yang dilaksanakan Pemkab Bireuen dan ditinjau langsung Bupati H Mukhlis ST ke lokasi, Jumat (22/5) sore.
“Salah satu syarat pembangunan rumah hunian tetap dari Kementerian PKP lahan harus sudah bersih. Maka Bupati Bireuen kemarin ke lokasi didampingi Camat dan perangkat gampong langsung bawa alat berat, hari ini mulai pembersihan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kadis Perkim menjelaskan juga bahwa jumlah Huntap Komunal dibangun di Krueng Simpo ada 48 rumah tipe 36 plus atau dilengkapi kamar mandi. Lokasi ada dua yaitu di Dusun Bivak 31 unit dengan luas lahan 7.800 m² dan di Alue Kemiki 17 rumah luas lahan 7.011 m², rincinya.
Ir Fadli mengharapkan setelah land clearing selesai diharapkan kepada Kementerian PKP untuk dapat segera merealisasikan pembangunan Huntap komunal sehingga dalam beberapa bulan ke depan masyarakat korban banjir sudah dapat menempati rumah tersebut untuk menata kembali kehidupannya pasca bencana. (Rahmat Hidayat).






