BIREUEN|METRO ACEH-Guna meningkatkan kemampuan dalam mengajarkan anak didik. 58 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Bireuen mengikuti pelatihan selama dua hari, di Oproom Setdakab dari Rabu-Kamis (8-9/4).
Kegiatan digelar Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K2M MI) yaitu Pelatihan Kurikulum Madrasah (KMA) Nomor 1503 tahun 2025 dan Pembelajaran Coding menghadirkan pemateri Mulyadi dari Balai Diklat Keagamaan Aceh, dan Ridwan ST MT selaku Dosen Pendidikan Teknologi Informasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Ketua K2M MI Bireuen, Mudassir kepada Metro Aceh, Kamis (9/4) pagi menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dua hari dan diikuti 58 peserta merupakan guru MI Se-Kabupaten Bireuen
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari pertama pelatihan difokuskan pada pendalaman KMA 1503 Tahun 2025, sedangkan hari kedua pada praktik integrasi coding dalam pembelajaran.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru MI di Kabupaten Bireuen mampu mengimplementasikan KMA 1503 secara adaptif dan inovatif, serta menyiapkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan bidang digital di era modern, sebutnya.
Disampaikan juga Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Bupati, Dr H Zulkifli SAg MPd saat membuka pelatihan, Rabu (8/4) kemarin antara lain menyampaikan.
Pelatihan ini bukan sekadar tambahan teknis, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menyelaraskan kurikulum madrasah dengan kebutuhan abad ke-21, jelasnya. (Rahmat Hidayat)






