Material Tanah Sedimen Banjir Untuk Budidaya Padi dan Hortikultura

- Administrator

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Umuslim Peusangan, Kabupaten Bireuen menggunakan material tanah sedimen banjir untuk budidaya padi dan hortikultura dalam Polibag di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kutablang.

Mahasiswa Umuslim Peusangan, Kabupaten Bireuen menggunakan material tanah sedimen banjir untuk budidaya padi dan hortikultura dalam Polibag di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kutablang.

BIREUEN|METRO ACEH-Sebagai upaya pemulihan ketahanan pangan pascabencana banjir, mahasiswa dari Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen, melalui program mahasiswa berdampak tahun 2026, melaksanakan pengabdian pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian di Gampong (Desa) Cot Ara, Kecamatan Kutablang dengan membantu pulihkan ketahanan pangan warga melalui budidaya padi dan hortikultura dalam polibag pakai material tanah sedimen banjir.

Ketua Tim Pengabdian Prof Dr Halus Satriawan, SP MSi menyampaikan kelompok mahasiswa Umuslim ada 50 orang berasal dari Program Studi (Prodi) Agroteknologi, Agribisnis, Kehutanan dan Ilmu Lingkungan.

Kegiatan ini program nasional didanai Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Teknologi, guna mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam upaya pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang melalui pemberdayaan masyarakat dalam pemulihan dampak bencana di Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendukung berjalannya proses pengabdian mahasiswa didampingi dosen pembimbing yaitu Prof Dr Halus Satriawan, SP MSi, Naya Desparita, SP MSi dan Khairunnisak, SPd, MPd. Juga
kelompok mereka bermitra dengan kelompok Tani Tamita Beuna dan tim penggerak PKK Gampong Cot Ara, jelas Halus Satriawan.

“Kegiatan bertujuan membantu masyarakat memperkuat ketahanan pangan keluarga setelah banjir yang melanda wilayah ini. Kami mencoba menghadirkan solusi sederhana yang bisa langsung diterapkan masyarakat,” kata Desta di sela kegiatan di Desa Cot Ara.

Adapun kegiatan dilaksanakan pada pengabdian tersebut dimulai dari pembangunan sarana air, penyemaian benih, budidaya tanaman pangan dan hortikultura, produksi pupuk organik dan pemasaran hasil.

Program dimulai dengan koordinasi bersama perangkat desa, kelompok masyarakat, dilanjutkan dengan pembangunan sumur bor sebagai sumber air untuk mendukung kegiatan pertanian dan kebutuhan warga.

Setelah sarana air tersedia, mahasiswa bersama masyarakat mengembangkan kegiatan budidaya tanaman hortikultura seperti cabai, terong, tomat, pakcoy, dan padi gogo melalui penyemaian dan penyiapan media tanam yang bersumber dari tanah sedimen banjir yang menutupi persawahan warga.

Mahasiswa juga memperkenalkan teknologi sederhana pembuatan pupuk cair organik dari bonggol pisang difermentasi. Pupuk itu dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanaman sekaligus dibagikan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat dapat memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di sekitar untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara ramah lingkungan,” ujar Desta dan Raja selaku koordinator mahasiswa.

Tidak hanya fokus pada pertanian, mahasiswa juga turut membantu perangkat desa melakukan pendataan warga terdampak banjir, sehingga proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif, pungkasnya.

Rektor Umuslim Peusangan Dr Marwan MPd menyambut baik program dilaksankan mahasiswa dan dosen tersebut dan kegiatan adalah implementasi nyata dari peran perguruan tinggi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana, ujarnya.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini kita harapkan mahasiswa dapat belajar langsung di lapangan tentang kondisi kemasyarakat pascabencana dan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan masyarakat,” harapnya. (Rahmat Hidayat).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah
Madrasah di Bireuen Divisitasi Tim BAN PDM
Program Pascasarjana Magister Manajemen UNIKI Yudisium 28 Lulusan
Siswa TK, SD SMP Dilarang Wisuda dan Studi Tour
58 Guru MI Ikuti Pelatihan KMA dan Pembelajaran Coding
Mahasiswa Umuslim Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana
Dosen FEB Senior Pensiun, UNIKI Serahkan Pesangon

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:09 WIB

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Kamis, 16 April 2026 - 13:45 WIB

Madrasah di Bireuen Divisitasi Tim BAN PDM

Rabu, 15 April 2026 - 20:18 WIB

Program Pascasarjana Magister Manajemen UNIKI Yudisium 28 Lulusan

Rabu, 15 April 2026 - 16:52 WIB

Siswa TK, SD SMP Dilarang Wisuda dan Studi Tour

Kamis, 9 April 2026 - 19:32 WIB

58 Guru MI Ikuti Pelatihan KMA dan Pembelajaran Coding

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia ST., MT. mendampingi Wakil Walikota Sabang, Drs. Suradji Junus menerima Audensi Puteri Indonesia Aceh 2026 di ruang kerja Wakil Walikota

SABANG

Puteri Indonesia Aceh Siap Promosikan Wisata Sabang

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:53 WIB

Sejumlah aparatur sipil negara mengikuti Forum Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Kontributor PPID Pemerintah Kota Sabang di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sabang. Kegiatan tersebut membahas penguatan pengelolaan informasi publik dan optimalisasi pelayanan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

SABANG

Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:05 WIB