Ratusan Siswa Keracunan MBG Bulan Puasa, Tim Medis Kewalahan

- Administrator

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di IGD Puskesmas Simpang Mamplam dipadati pasien korban MBG, Jum'at (27/2) dini hari

Suasana di IGD Puskesmas Simpang Mamplam dipadati pasien korban MBG, Jum'at (27/2) dini hari

BIREUEN|METRO ACEH-Ratusan murid SD dari beberapa sekolah di Simpang Mamplam, dilaporkan keracunan usai menyantap jatah makan bergizi gratis (MBG), Kamis (26/2) saat berbuka puasa. Banyaknya korban yang dibawa orang tua mereka ke puskesmas, menyebabkan petugas medis kewalahan menangani kasus ini.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh dari keluarga korban menyebutkan, kejadian luar biasa itu terjadi sesaat setelah para siswa makan paket makanan MBG dari Yayasan Bumi Produksi Gizi, ketika berbuka puasa. Tak lama berselang, anak-anak ini mengeluh sakit perut, mual dan muntah.

Menu kering yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dibawah naungan yayasan itu selama bulan puasa, serta diantarkan langsung ke rumah-rumah siswa, diduga kuat penyebab terjadinya keracunan massal ini. Adapun menu yang diterima siswa yaitu bakso, susu, roti, kurma, jeruk, pisang, bolu dan kue kacang.

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST menjenguk balita korban keracunan MBG di Puskesmas Simpang Mamplam, Jum’at (27/2) dini hari

Tim medis Puskesmas Simpang Mamplam, sontak kebingungan saat sejumlah orang tua korban, tiba di IGD nyaris bersamaan dengan keluhan serupa. Parahnya, jumlah pasien ini terus bertambah hingga membuat petugas kewalahan, dengan peralatan dan tenaga medis yang sangat terbatas.

Setelah ditangani di Instalasi Gawat Darurat itu, secara berangsur-angsur pasien dirujuk ke Puskesmas Jeunib, Pandrah, Samalanga dan RSU dr Fauziah, agar mendapat layanan perawatan maksimal. Kendati banyak korban MBG ini yang dirujuk ke fasilitas kesehatan lain, namun pasien yang masuk semakin bertambah. Hingga berita ini ditulis tercatat, sebanyak 45 siswa masih dirawat intensif di Puskesmas Simpang Mamplam.

Kepala Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani SKM yang ditemui awak media ini menuturkan, puluhan pasien anak itu diduga keracunan dan mulai pukul 21.00 wib sudah tiba di IGD. Karena pasien membludak, maka pihaknya mengerahkan 25 tenaga medis, termasuk bidan desa ikut turun tangan guna melayani anak-anak itu.

“Mereka kita tangani secara maksimal, lalu dirawat intensif di ruang rawat inap. Ada juga yang telah diinfus, langsung dirujuk ke PKM Jeunieb, Pandrah dan RSU dr Fauziah,” jelas Suryani.

Pihaknya mengambil sampel makanan yang dikonsumsi anak-anak itu, untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium agar dapat memastikan penyebab keracunan itu.

Pantauan awak media ini, UPTD Puskesmas Simpang Mamplam disesaki masyarakat dan keluarga murid itu, beberapa unit ambulance puskesmas, ambulance Takabeya Peduli, mobil Bus Kodim 0111/Bireuen, ambulance PSC 119 Dinas Kesehatan dan mobil pribadi digunakan merujuk korban ke puskesmas lain yang terdekat serta ke rumah sakit umum.

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama Ketua DPRK, Juniadi, Kapolres AKBP Tuschad Cipta Herdani turun ke Puskesmas Simpang Mamplam, untuk menjenguk serta memastikan penanganan bagi para korban keracunan MBG itu. Bahkan personil kepolisian dan prajurit TNi, ikut membantu evakuasi korban serta mengatur arus lalulintas yang dipadati kendaraan bermotor.

“Kita sangat mendukung program MBG yang digagas Presiden Prabowo, ini harus dievaluasi agar kedepan tidak terulangi lagi,” tegas H Mukhlis. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wartawan Bireuen Boikot Konferensi Pers Insiden Penembakan Polisi Militer
Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan
Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka
Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah
PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar
Mapolsek Pandrah Terbakar
Lakalantas Tunggal Dua Remaja Tewas
Warga Cureh Ditemukan Tewas Mengapung di Krueng Suak

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:52 WIB

Wartawan Bireuen Boikot Konferensi Pers Insiden Penembakan Polisi Militer

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:54 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:17 WIB

Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah

Jumat, 24 April 2026 - 23:35 WIB

PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar

Berita Terbaru

Petugas Dinas Perhubungan Bireuen survei lokasi lahan parkir diseputaran pusat Kota Bireuen.

NANGGROE

Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:51 WIB

Wakil Rektor I UNIKI Bireuen, Dr Mai Simahatie, SE.,MM melepas keberangkatan mahasiswa ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII Tahun 2026, di kampus UNIKI, Sabtu (25/7) pagi.

PENDIDIKAN

UNIKI Lepas Mahasiswa Ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:50 WIB

NANGGROE

KONI Bireuen Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:43 WIB

NANGGROE

Pemgab Meunasah Capa Sumbang 23 Kantong Darah

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:42 WIB