119 PAUD, 52 SD dan 46 SMP Rusak Diterjang Banjir

- Administrator

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sisa bangunan SDN 14 Juli di Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli yang hancur diterjang banjir bandang.

Sisa bangunan SDN 14 Juli di Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli yang hancur diterjang banjir bandang.

BIREUEN|METRO ACEH-Hingga hari ke 18 banjir bandang menghantam ratusan desa di Kabupaten Bireuen, berbagai fasilitas sarana infrastruktur publik, pemukiman warga, lahan tambak dan sawah dilaporkan luluh lantak diterjang air bah. Lalu, 217 bangunan gedung sekolah pemerintah, maupun swasta rusak total akibat bencana alam dahsyat tersebut.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Sabtu (13/12) tercatat 119 gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 52 unit SD dan 46 SMP rusak total terdampak banjir ini. Termasuk, sarana pendukung, mobiler, alat laboratorium dan multimedia mengalami kerusakan parah, bahkan terseret arus air bercampur lumpur.

Gedung SDN 14 Juli amblas terseret arus banjir
Gedung SDN 14 Juli amblas terseret arus banjir

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr Muslim HS M.Si saat ditemui awak media ini menjelaskan, selain 217 bagunan sekolah terpapar bencana alam ini, fasilitas rumah dinas pengelola sekolah juga terdampak musibah banjir bandang itu. Bahkan, dua sekolah yakni SDN 14 Juli di Leubok Iboh Gampong Teupin Mane dan SDN 12 Juli di Bivak Gampong Krueng Simpo Kecamatan Juli, lenyap diterjang luapan air yang tiba-tiba datang membawa kayu-kayu gelondongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Musibah banjir ini, benar-benar merusak dan menghancurkan fasilitas infrastruktur umum, tak terkecuali bangunan sekolah yang rusak total, akibat dihantam banjir disertai lumpur hingga merendam gedung PAUD, SD dan SMP di seluruh kecamatan,” jelasnya.

Akibat bencana ini sebut Muslim, aktifitas sekolah sempat diliburkan selama sepekan. Namun, kini sebagian sekolah yang masih bisa dipergunakan, proses belajar mengajar sudah mulai berlangsung.

Menurutnya, berkat bantuan pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan mengucurkan dana Rp 300 juta, sehingga bisa membiayai kebutuhan pembersihan area sekolah dari genangan lumpur, serta tumpukan kayu-kayu gelondongan.

Muslim memastikan, pemerintah daerah dan pemerintah pusat, berkomitmen menangani persoalan ini secara serius, sehingga tahun depan semua kerusakan tersebut mampu terselesaikan dengan baik,”Insya Allah, kami akan berusaha keras memperbaiki seluruh kerusakan sekolah yang ditimbulkan akibat bencana banjir ini,” ungkapnya optimis. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Cureh Ditemukan Tewas Mengapung di Krueng Suak
Breaking News : Bocah 3 Tahun Jatuh Dari Kabel Sling Darurat dan Hilang Terseret Arus
Bupati Bireuen Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Anggota Yonif 113/JS Tewas Dirudal Israel
Rumah Anak Yatim Piatu Ludes Terbakar
Rumah Bilal Masjid Ludes Terbakar
Tabrakan Beruntun Tiga Kendaraan Remuk
Meluncur ke Lokasi Kebakaran, Damkar Remuk Seruduk Tronton

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:53 WIB

Warga Cureh Ditemukan Tewas Mengapung di Krueng Suak

Rabu, 1 April 2026 - 01:36 WIB

Breaking News : Bocah 3 Tahun Jatuh Dari Kabel Sling Darurat dan Hilang Terseret Arus

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Bupati Bireuen Sampaikan Belasungkawa Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 - 13:25 WIB

Anggota Yonif 113/JS Tewas Dirudal Israel

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:58 WIB

Rumah Anak Yatim Piatu Ludes Terbakar

Berita Terbaru

Kankemenag Bireuen menggelar sosialisasi hukum terhadap kepala madrasah, Kamis (16/4) siang.

HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:09 WIB

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

NANGGROE

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB