Ratusan Rumah Hilang dan Puluhan Sekolah di Bireuen Diterjang Banjir

- Publisher

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu PAUD di Kecamatan Jeunib rusak diterjang banjir

Salah satu PAUD di Kecamatan Jeunib rusak diterjang banjir

BIREUEN|METRO ACEH-Ratusan unit rumah di Kabupaten Bireuen, dilaporkan hilang usai diterjang banjir dan puluhan sekolah rusak parah akibat bencana alam dashyat itu. Kini korban meninggal dunia terseret arus, terus bertambah serta menghilang dibawa air bah.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh Metro Aceh dari Posko BPBD Bireuen, banjir dipenghujung November 2025 menyebabkan puluhan rumah hilang dan berbagai fasilitas umum mengalami kerusakan parah, seperti di Kecamatan Juli, Jeumpa, Kutablang, Makmur, Gandapura, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Peudada, Gandapura, Jeunib, Samalanga, Plimbang, Jangka dan Kecamatan Kuala.

Saat ini, 51 sekolah ikut terdampak bencana alam itu, diantaranya 20 gedung SD, 14 gedung SMP dan 17 gedung TK. Paling parah yakni SDN 12 Juli di Dusun Bivak Gampong Krueng Simpo dan SDN 14 Juli di Dusun Lubok Iboeh Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli dilaporkan hancur teseret banjir.

SDN I Peudada terendam banjir

Pemerintah Kabupaten Bireuen, kini masih fokus menyuplai kebutuhan makanan pokok ke lokasi pengungsian, untuk membantu ketersediaan pangan masyarakat terpapar musibah banjir ini. Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama Forkopimda masih itens turun ke lokasi bencana, mengunjungi para korban dan menginventarisir dampak kerusakan, guna dilakukan penanganan serta recovery.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Muslim HS M.Si yang ditemui awak media disela kegiatannya menyuplai bantuan logistik ke lokasi pengungsian sambil terus memantau kondisi gedung sekolah-sekolah terdampak, mengaku sementara ini aktifitas pendidikan di Kabupaten Bireuen dihentikan.

“Saat ini Aceh ditetapkan kondisi darurat daerah, kita harus dukung upaya pemerintah dalam menanggulangi korban banjir, karena itu menjadi prioritas,” ungkap Muslim.

Kini, pihaknya masih terus mendata dampak banjir yang menimbulkan kerusakan gedung sekolah dan sarana pendidikan di wilayah itu, sambil mengunjungi serta mengantarkan bantuan logistik, untuk pengungsi disejumlah titik lokasi.

Menurut data posko BPBD Bireuen yang dipusatkan di halaman Pendopo Bupati, hingga Minggu (30/11) tercatat 12 korban banjir yang meninggal dunia, 5 hilang dan beberapa lainnya masih kritis dan dirawat intensif di RSUD dr Fauziah Bireuen. Angka ini, diyakini akan terus bertambah seiring perkembangan informasi yang masih terus digali pihak relawan. Puluhan desa kawasan pedalaman, juga masih terisolasi karena akses jalan belum terhubung dan hanya mengandalkan perahu karet. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulama, Pejabat Bersama Ribuan Santri Doa Bersama Peringati HAUL Ke II Tusop Jeunieb
Peringati Maulid Nabi Camat Pandrah Santuni Puluhan Anak Yatim
Waled Ibrahim Pimpinan Baru Dayah Darul Falah Jeunieb, Ini Pesan Bupati
Hadiri Rakernas I APTISI, Amiruddin Idris Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Tinggi Aceh
Dilepas Ketua PMI, Warga Cot Buket Antusias Ikut Jalan Santai HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Dosen Faperta UNIKI Manfaatkan Limbah Pertanian Jadi Pakan Alternatif Ternak
11 Lulusan SMKN 1 Gandapura Lulus Seleksi SMK Global 2026
Jembatan Baru Teupin Mane Akhir Agustus Tersambung

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Ulama, Pejabat Bersama Ribuan Santri Doa Bersama Peringati HAUL Ke II Tusop Jeunieb

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Peringati Maulid Nabi Camat Pandrah Santuni Puluhan Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Waled Ibrahim Pimpinan Baru Dayah Darul Falah Jeunieb, Ini Pesan Bupati

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Hadiri Rakernas I APTISI, Amiruddin Idris Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Tinggi Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Dosen Faperta UNIKI Manfaatkan Limbah Pertanian Jadi Pakan Alternatif Ternak

Berita Terbaru