BIREUEN|METRO ACEH-Hingga hari ke 18 banjir bandang menghantam ratusan desa di Kabupaten Bireuen, berbagai fasilitas sarana infrastruktur publik, pemukiman warga, lahan tambak dan sawah dilaporkan luluh lantak diterjang air bah. Lalu, 217 bangunan gedung sekolah pemerintah, maupun swasta rusak total akibat bencana alam dahsyat tersebut.
Berdasarkan data resmi yang dirilis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Sabtu (13/12) tercatat 119 gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 52 unit SD dan 46 SMP rusak total terdampak banjir ini. Termasuk, sarana pendukung, mobiler, alat laboratorium dan multimedia mengalami kerusakan parah, bahkan terseret arus air bercampur lumpur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr Muslim HS M.Si saat ditemui awak media ini menjelaskan, selain 217 bagunan sekolah terpapar bencana alam ini, fasilitas rumah dinas pengelola sekolah juga terdampak musibah banjir bandang itu. Bahkan, dua sekolah yakni SDN 14 Juli di Leubok Iboh Gampong Teupin Mane dan SDN 12 Juli di Bivak Gampong Krueng Simpo Kecamatan Juli, lenyap diterjang luapan air yang tiba-tiba datang membawa kayu-kayu gelondongan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Musibah banjir ini, benar-benar merusak dan menghancurkan fasilitas infrastruktur umum, tak terkecuali bangunan sekolah yang rusak total, akibat dihantam banjir disertai lumpur hingga merendam gedung PAUD, SD dan SMP di seluruh kecamatan,” jelasnya.
Akibat bencana ini sebut Muslim, aktifitas sekolah sempat diliburkan selama sepekan. Namun, kini sebagian sekolah yang masih bisa dipergunakan, proses belajar mengajar sudah mulai berlangsung.
Menurutnya, berkat bantuan pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan mengucurkan dana Rp 300 juta, sehingga bisa membiayai kebutuhan pembersihan area sekolah dari genangan lumpur, serta tumpukan kayu-kayu gelondongan.
Muslim memastikan, pemerintah daerah dan pemerintah pusat, berkomitmen menangani persoalan ini secara serius, sehingga tahun depan semua kerusakan tersebut mampu terselesaikan dengan baik,”Insya Allah, kami akan berusaha keras memperbaiki seluruh kerusakan sekolah yang ditimbulkan akibat bencana banjir ini,” ungkapnya optimis. (Bahrul)






